- Perkuat Sinergitas dan Keterbukaan Informasi, Lanal Tarempa Gandeng Insan Pers
- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
Nongkrong Hingga Larut Malam, Para Remaja dan Muda Mudi Dirazia Satpol-PP

Keterangan Gambar : Satpol-PP Anambas melakukan razia dan patroli di sepanjang Jembatan SP dan masjid Agung.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Untuk menjaga wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya kota tarempa kondusif dan tertib terhadap peraturan daerah, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kepulauan Anambas rutin melakukan operasi atau razia terhadap tempat-tempat yang sering digunakan oleh para remaja dan kaula muda untuk nongkrong hingga larut malam.
Kepala Satpol PP dan Damkar Anambas, Zairin mengatakan, kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk daerah-daerah tertentu yang dianggap rawan terhadap anak-anak muda yang sering berada pada tempat yang tepat pada malam hari. Sehingga Satpol PP dan Damkar Anambas melakukan pemantauan dan pemeriksaan dan membubarkan bagi mereka yang melakukan kegiatan tak bermanfaat termasuk di pantai sehingga larut malam.
"Terutama bagi anak sekolah ya sesuai aturan ada jam malam pukul 22.00 WIB ke atas para anak sekolah maupun remaja harus pulang ke rumah untuk melakukan aktivitas belajar. Razia atau operasi rutin kita laksanakan agar mereka mengetahui bahwa diluar rumah diatas pukul 22.00 WIB tidak baik, "kata Ricart Sihombing kepada media ini, Selasa (6/9/2022).
Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Produk Hukum Daerah dan Damkar Satpol PP Kabupaten Kepulauan Anambas, Ricart Sihombing mengatakan, peran serta daripada orang tua agar selalu memperhatikan kegiatan anak-anaknya jika sudah di atas pukul 22.00 WIB maka sebaiknya dilarang untuk keluar rumah.
"Kita berharap adanya peran serta orang tua untuk memperhatikan anak-anaknya jika tidak ada keperluan yang penting, apalagi sudah di atas pukul 22.00 WIB maka sebaiknya anak-anak dilarang keluar rumah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ini untuk kepentingan kita bersama, "kata Ricart.
Bahkan kata Ricart Sihombing, bagi para remaja atau anak sekolah yang terjaring operasi orang tuanya dipanggil dan dibuat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatan yang sama. Kepada orang tua tersebut juga diberikan pemahaman agar memperhatikan jam belajar untuk anak sekolah.
"Terutama sudah larut malam hal itu tidak baik untuk para pelajar keluar rumah apalagi dengan tujuan yang tidak jelas," katanya. (red)



















































