- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Dinkes Anambas Deteksi Dini Penyebaran Virus Nipah

Keterangan Gambar : Pelaksana Tugas (PLT) kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Anambas, Fery
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dinas kesehatan kabupaten Kepulauan Anambas mengambil langkah cepat dalam menghadapi isu penyebaran virus Nipah yang dilaporkan kembali ditemukan di negara kawasan Asia.
Pelaksana Tugas (PLT) kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Anambas, Fery mengatakan, saat ini di Anambas belum ada ditemukan kasus virus Nipah.
Meski keberadaan virus Nipah belum ditemukan di kabupaten Kepulauan Anambas, akan tetapi pihak dinas kesehatan kepulauan Anambas telah melakukan langkah langkah pendeteksian dini dan upaya pencegahan.
"Sampai sejauh ini belum ada kita temui, nanun kita sudah menghimbau kepada seluruh Puskesmas untuk penyebar luasan informasi kepada masyarakat, " ucap Fery (03/02/2026).
Kondisi geografis provinsi Kepulauan Riau, salah satunya daerah kabupaten Kepulauan Anambas yang berbatasan langsung dengan negara asing, meningkatkan resiko masuknya virus Nipah dari luar , untuk itu sejumlah langkah pencegahan dilakukan di pintu masuk kedatangan orang dari luar
"Untuk itu kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak dinas kesehatan provinsi dan KKP untuk memperkuat screening di pintu masuk (pelabuhan dan bandara), " terang Fery.
Virus Nipah sendiri diketahui pertama kali muncul di Malaysia pada tahun 1998 Virus ini dikabarkan dapat menyebabkan demam, sakit kepala, dan gangguan pernapasan.
Fery juga menghimbau agar seluruh masyarakat Anambas tetap menjaga kondisi kebugaran tubuh dan kebersihan lingkungan.(Ferengki).














































