- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
165 Pemilik Kios dan Rumah di Simpang Barelang Mulai Pindah

Keterangan Gambar : Petugas gabungan membantu mengangkat barang-barang milik pemilik kios dan rumah di Simpang Barelang, Senin (7/6/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 165 kios dan rumah di Simpang Barelang mulai dipindah. Pembongkaran bangunan dilakukan pemilik kios dan rumah di lokasi tersebut.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Batam, Salim, mengatakan, sebelumnya petugas sudah mendatangi lokasi dan meminta secara persuasif kepada pemiliki kios dan rumah untuk pindah dari lokasi. Untuk diketahui, di lokasi tersebut akan dilakukan pelebaran jalan.
“Ada 165 kios dan rumah yang dempet dengan kios, sudah membongkar bangunannya masing-masing,” kata Salim, Senin (7/6/2021).
Ia mengapresiasi pemilik kios dan rumah yang legawa (menerima keadaan) pindah demi pembangunan Kota Batam. Ia mengaku, semua kios dan rumah sudah dipindahkan ke lokasi yang sudah disepakati.
“Untuk kios mereka pindah ke arah Barelang, sementara rumah pindah ke Rumah Susun (Rusun). Khusus rumah yang berapa di radius 35 meter yang terkena dampak pelebaran jalan dalam waktu 1 atau 2 minggu ke depan, akan dilanjutkan penataannya dalam penataan tahap II nanti,” ujarnya.
Hingga saat ini, sebagian pemilik kios dan rumah sudah membongkar sendiri bangunan yang ada. Hal itu, kata dia, sebagai bentuk dukungan masyarakat terkait pembangunan di Batam.
“Untuk yang pindah ke rusun, kita beri kelonggaran enam bukan gratis,” katanya.
Untuk diketahui, Simpang Barelang akan dibangun satu bundaran dan jalan dilakukan pelebaran guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi di titik tersebut. Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, juga meninjau langsung lokasi tersebut.



















































