- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
3. 091 Pegawai BP Batam dapat Vaksinasi AstraZeneca

Keterangan Gambar : Pegawai di lingkungan BP Batam melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Gedung Marketing Center BP Batam, Batam Center, Batam, Kamis (1/4/2021).
KORANBATAM.COM - Setelah vaksinasi pejabat tingkat I hingga IV dilaksanakan pada bulan Maret lalu, kini Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan vaksinasi Covid-19 terhadap 3.091 pegawainya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Marketing Center BP Batam, Batam Center, Kota Batam, itu, dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes), yang terdiri dari dokter beserta perawat RSBP Batam.
Kepala Seksi Pengembangan Layanan Medik Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Maisharah, mengatakan kegiatan vaksinasi Covid-19 pegawai di lingkungan BP Batam dilaksanakan secara bertahap selama 12 hari.
“Sesuai kordinasi dengan Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) BP Batam, kami akan melakukan vaksinasi kepada pegawai kurang lebih 3.091 pegawai BP Batam. Jadwalnya sudah diatur per harinya. Untuk jenis vaksinnya sendiri, kami menggunakan Vaksin AstraZeneca,” kata Maisharah, Kamis (1/4/2021).
Ia juga menjelaskan, bagi pegawai yang sudah terdaftar, akan melakukan tahap registrasi yang nantinya di-input ke aplikasi P-care milik Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Setelahnya, pegawai akan melakukan proses screening atau penyaringan, yaitu mengukur tekanan darah, suhu tubuh, serta konsultasi adanya riwayat penyakit tertentu yang diderita oleh pegawai yang memiliki kontra indikasi terhadap vaksin tersebut.
“Bila lolos screening, maka bisa dilanjutkan ke tahap vaksinasi dengan dosis vaksin sekitar 0,5 cc yang disuntikkan pada bahu kiri. Pegawai yang telah divaksin akan menjalankan proses observasi kira-kira selama 30 menit, untuk melihat apakah pegawai mengalami kondisi pascavaksin, seperti alergi akibat pemberian vaksin,” jelasnya.
Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu, mengatakan bahwasanya, melalui vaksinasi dapat menjadi momentum keberhasilan penanganan Covid-19 dan membangkitkan perekonomian di Kota Batam.
Kepala BP Batam, yang juga merupakan Walikota Batam, Muhammad Rudi, mengingatkan kembali agar setelah divaksin tetap harus menjaga protokol kesehatan.
“Setelah divaksin bukan berarti kita boleh bergerak bebas, kita tetap harus disiplin mengikuti protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat,” kata Muhammad Rudi.
Sumber: BP Batam



















































