- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
300 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan, Rudi: Kami Pasti Perhatikan Para Penyandang Disabilitas

Keterangan Gambar : Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kiri), menyerahkan bantuan bagi penyandang disabilitas di Panggung Utama Dataran Engku Putri Batamcenter, Batam, Selasa (27/4/2021).
KORANBATAM.COM - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi-Amsakar Achmad, menyerahkan secara simbolis bantuan bagi penyandang disabilitas di Batam. Bantuan tersebut bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam. Sebanyak 300 penyandang disabilitas menerima bantuan tersebut.
Turut menyerahkan, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. Kegiatan itu dipusatkan di Panggung Utama Dataran Engku Putri Batamcenter, Batam.
“Untuk penyerahan ini, hanya diwakili 100 penyandang disabilitas karena masih kondisi pandemi Covid-19,” ujar Ketua Baznas Kota Batam, Muhith Marzuki, Selasa (27/4/2021).
Adapun bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp60 juta, di mana masing-masing penyandang disabilitas mendapatkan Rp200 ribu. Muhith mengaku, penerima bantuan tersebut sudah berdasarkan ketentuan.
“Karena ini bantuan bagi penyandang disabilitas, kita berikan uang langsung,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan penyandang disabilitas, Fahrizal, melaporkan bahwa total penyandang disabilitas saat ini sebanyak 800 orang di Batam. Kemudian sebanyak 1.800 se-Kepri yang sudah terdata melalui Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Kota Batam dan Kepri.
“Kami merasa haru dan bangga karena pemerintah sudah memberikan perhatikan kepada kami,” ujarnya.
Ia berharap, ke depan Batam makin perhatian dengan penyandang disabilitas. Selain itu, beberapa pembangunan infrastrutur perlu memperhatikan penyandang disabilitas.
“Semoga Batam ramah disabilitas,” ujarnya.
Sementara Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berkomitmen akan terus memperhatikan penyandang disabilitas. Bahkan, saat itu juga, Rudi langsung memerintahkan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam mendata dan mengajukan agar penyandang disabilitas bisa menerima bantuan lagi ke depannya.
“Waktu dua minggu sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tutup, segera ajukan untuk nanti diprogramkan di 2022,” ujar Rudi, memberi instruksi kepada Sekretaris Dinsos Batam, Leo Putra.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut harus diajukan melalui organisasi. Namun, bantuannya akan diserahkan kepada penyandang disabilitas bersangkutan.
“Kami pasti perhatikan para penyandang disabilitas. Titip terakhir, yang bisa kita bantu hanya yang punya Kartu Tanda Penduduk (KTP) Batam, karena harus dipertanggungjawabkan sesuai aturan,” ujarnya.




















































