- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
319 Pasien OTG di Asrama Haji Sembuh

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kanan), dan Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, menyapa warga yang menunggu pulang setelah dinyatakan sembuh usai karantina mandiri di Asrama Haji Batamcentre, Kamis (3/6/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 319 pasien Covid-19 tanpa gejala (Orang Tanpa Gejala/OTG) di Batam dinyatakan sembuh usai menjalani karantina mandiri di Asrama Haji Batam, Kamis (3/6/2021).
“Alhamdulillah ini kabar baik untuk kita semua, artinya apa yang dilakukan pemerintah selama ini sudah benar dan hari ini ada 319 yang sembuh dari total 553 pasien yang menjalani karantina mandiri terpadu di Asrama Haji,” ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat meninjau proses pemulangan pasien di Asrama Haji.
Amsakar juga mengatakan, banyaknya pasien sembuh tersebut menjadi sinyal baik dalam langkah menangani pasien OTG. Hal ini pula, kata Amsakar sudah sesuai harapan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam.
“Semua pasien yang menjalani karantina sudah fasilitasi dengan baik,” katanya.
Ia melanjutkan sejumlah kegiatan yang dijalani pasien seperti senam untuk kebugaran pasien. Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan kebutuhan gizi para pasien.
“Kita sediakan makan dan minum, juga makanan dan minuman tambahan. Bahkan, smeua makanan yang disediakan juga dipesan khusus oleh ahli gizi,” ujarnya.
Adapun 319 pasien sembuh tersebut sudah menjalani swab antigen dengan hasil negatif. Selain pasien sembuh, terdapat 80 pasien yang sedang menunggu untuk dikarantina di asrama haji.
“Kita sterilkan dulu tempatnya, baru 80 orang yang akan menjalani karantina mandiri diperbolehkan masuk,” ujarnya.















































