- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Anggota DPRD Kepri: Pertamina Jangan Kerjasama dengan Satu Bank Saja

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin (ist)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - DPRD Kepri meminta Pertamina untuk melakukan sosialisasi secara masif terkait tahapan registrasi kartu kendali solar.
Ketua Komisi II DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, di Batam, Sabtu, mengatakan hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami alur registrasi kartu pengendali solar.
Selain itu, ia menambahkan, berdasarkan aduan masyarakat, masa tunggu registrasi kartu kendali solar mencapai dua bulan.
"Yang berlaku sekarang itu fuel card my Pertamina yang bekerja sama dengan Bank Bukopin, jadi satu bank saja. Kemudian ternyata mengurus registrasinya itu butuh waktu 2 bulan, ini yang salah. Mestinya semua bank bisa jangan ditunjuk satu saja. Baik bank pemerintah, bank pelat merah, atau bank daerah Bank Riau Kepri harusnya bisa. Jadi tidak tertuju satu bank saja," kata Wahyu.
Dengan begitu, ia berharap hal tersebut dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan Pertamina agar semua bank bisa terlibat dalam pembuatan kartu pengendali solar.
"Jadi kami dorong supaya ini disosialisasikan kepada masyarakat dari tingkat bawah, karena memang banyak yang pakai solar," ujar dia.
Menurut Wahyu, pembelian BBM solar tanpa menggunakan kartu pengendali hanya diperbolehkan sebanyak 10 liter per hari. Jika yang telah memiliki kartu pengendali solar maka diperbolehkan sebanyak 30 liter per hari.
"Karena hanya dibatasi 10 liter per hari. Kalau habis tidak bisa beli lagi harus nunggu besok. Kalau dengan fuel card my Pertamina ini bisa sampai 30 liter atau lebih tergantung saldo mereka," kata dia pula.(antaranews.com /red)















































