- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Angkatan 61 Serdik Sespimmen Gugah Kesadaran Masyarakat Pakai Masker

Keterangan Gambar : Serdik Sespimmen Polri Dikreg Angkatan 61, Kompol Yunita Stevani, membagikan masker kepada pengendara mobil di Penyebrangan Roro Pelabuhan Telaga Punggur, Kabil, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Senin (10/5/2021).
KORANBATAM.COM - Peserta Pendidik (Serdik) Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimmen) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan 61, Kompol Yunita Stevani, membagikan masker kepada masyarakat di Penyebrangan Roro Pelabuhan Telaga Punggur, Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin (10/5/2021). Langkah tersebut untuk menekan dan memutus penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
“Kegiatan ini dalam rangka pencegahan Covid-19 di wilayah Pelabuhan Telaga Punggur, Kabil, Kecamatan Nongsa khususnya,” kata Kompol Yunita Stevani.
Dalam kesempatan ini, Yunita berharap masyarakat makin sadar akan pentingnya protokol kesehatan agar mata rantai penyebaran Covid-19 tidak meluas lagi sehingga perekonomian kembali normal seperti biasa.
“Selain bagikan masker, personel juga memberi imbauan kepada masyarakat untuk tetap patuh Protokol Kesehatan dengan cara memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Sebab, ia khawatir Indonesia akan menjadi seperti di India yang saat ini mencekam akibat gelombang kedua Covid-19 jika masyarakat nekat mudik.
“Untuk mencegah meledaknya kasus Covid-19 di Tanah Air, khususnya mendekati hari Idulfitri yang tinggal menghitung hari, bangsa Indonesia harus menjadikan kasus Covid-19 di India sebagai pelajaran. Sebab, jika masyarakat abai dan tak peduli terhadap protokol kesehatan, kasus di India bisa juga terjadi di Indonesia,” kata Kompol Yunita.
Kegiatan ini, kata Kompol Yunita Stevani, sebagai langkah meminimalisir penyebaran Covid-19 dan juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan di Batam.
“Sebagai petugas, selain menjaga diri kita sendiri, kita juga harus mengingatkan kepada masyarakat sehingga semuanya sama-sama berupaya menghentikan penyebaran wabah pandemi ini (Covid-19),” tandas Yunita.
(ilham)















































