- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
APBD Terbatas, Wakil Walikota Batam Minta Usulan yang Prioritas

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (berdiri) membuka Musrenbang tingkat Kelurahan Bengkong Laut di Golden Prawn, Bengkong, Kamis (4/2/2021).
KORANBATAM.COM, BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta masyarakat memprioritaskan usulan yang berdampak kemaslahatan banyak orang. Pasalnya, dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) terbatas, semua usulan belum dipastikan dapat diwujudkan.
“Ini penting saya sampaikan, agar tidak ada informasi keliru dan bias pemahaman. Pasalnya, banyak yang menyampaikan, sudah dua tahun diusulkan tapi tak terwujud dan sebagainya,” kata Amsakar saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Bengkong Laut di Golden Prawn, Bengkong, Kamis (4/2/2021).
Untuk itu, ia meminta masyarakat legawa jika ada usulan masyarakat yang belum terwujud. Ia juga berpesan bagi Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang mengusulkan di wilayahnya, untuk mengedepankan kepentingan orang banyak agar program yang akan dilaksanakan nantinya bermanfaat.
“Kalau di tempat lain, ternyata ada pembangunan lebih penting, jangan ngotot. Karena, keputusan yang akan diambil pasti berdasarkan pertimbangan yang matang,” ujar Amsakar.
Ia memprediksi anggaran Tahun 2022 hanya Rp3,1 triliun rupiah. Anggaran tersebut dinilai sangat sedikit, jika harus mengakomodir semua usulan yang disampaikan. Ia mengatakan, ada 1,3 juta warga yang harus dilayani di 64 kelurahan dan 12 kecamatan.
“Tapi, kalau memang usulan itu sangat penting dan anggaran mampu, yakinlah pasti akan terakomodir,” katanya.
Selain itu, Amsakar juga mengajak masyarakat Bengkong Laut, untuk mendukung pembangunan yang ada di Batam. Ia mengatakan, program pembangunan Batam tahun ini sangat besar. Ia optimistis dengan pembangunan yang akan dilaksanakan tahun ini mampu menjadikan Batam lebih baik dan mampu mengejar ketertinggalan dibandingkan negera tetangga.
“Ini tahun emas Kota Batam. Kita punya dua sumber anggaran, dari Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang akan membangun Batam,” kata dia.
Jika masih kurang, kata dia, pembangunan akan diusulkan melalui anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri. Semua pembangunan itu, kata dia, perlu dukungan semua masyarakat Batam.
“Untuk pembangunan sudah dibahas antara Pemko Batam dan BP Batam. Alhamdulillah semua anggaran diutamakan untuk membangun Batam agar berdampak positif bagi masyarakat dan investasi di Batam,” katanya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam Yunus Muda, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Batam, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta RT dan RW se-Kelurahan Bengkong Laut.
















































