- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Babinsa 02 Tarempa Silaturahmi dengan Damkarkat Anambas, Bahas Masalah Kebakaran

Keterangan Gambar : Koptu Pardenande saat silaturahmi ke kantor Damkarkat Anambas.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Tingkatkan Kesiagaan hadapi ancaman kebakaran di wilayah padat penduduk, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna Koptu Pardenande lakukan komunikasi sosial dengan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kepulauan Anambas, Rabu (14/01/2026).
Langkah ini merupakan upaya mitigasi bencana, mengingat beberap desa sekitaran pulau Siantan merupakan kawasan permukiman padat penduduk yang memiliki risiko tinggi penyebaran api.
Dalam kegiatan tersebut, tampak Koptu Pardenande bersama petugas Damkar melakukan pemeriksaan terhadap alat alat Damkar untuk memastikan setiap komponen hydrant berfungsi optimal.
Selain pengecekan alat Koptu Pernande bersama anggota Damkar juga melakukan pembersihan jalur pipa, serta mengecek debit air guna menjamin kesiapan sarana pemadaman saat situasi darurat.
Di sela-sela perbaikan, Koptu Pardenande memberikan himbauan langsung kepada warga agar senantiasa menjaga akses di sekitar titik hydrant.
Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk tidak meletakkan barang atau memarkirkan kendaraan yang dapat menghambat mobilitas petugas pemadam kebakaran.
"Perbaikan ini sangat vital karena hydrant adalah urat nadi pertolongan pertama jika terjadi musibah kebakaran di gang-gang sempit. Dengan memastikan jalur air ini lancar, kita telah meminimalisir risiko kerugian yang lebih besar bagi warga," tegas Koptu Pardenande.(ferengki).



















































