- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Bawaslu Anambas Tertibkan Spanduk APS

Keterangan Gambar : Satpol PP Kabupaten Kepulauan Anambas mencabut APK disaksikan oleh Kasatpol PP, Zairin.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Menjelang tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas menertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang ada di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas.
Penertiban yang dilakukan bersama personil gabungan TNI-Polri dan Satpol PP ini dilaksanakan pada Senin, 30 Oktober 2023.
Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas, Novelino, mengatakan bahwa, untuk Kecamatan Siantan dengan 2 desa 1 kelurahan, terdapat sebanyak 12 spanduk APS yang diturunkan atau dicopot dan juga stiker-stiker yang berhasil ditertibkan dengan jumlah yang cukup banyak.
"Ada sebanyak 12 spanduk APS yang kita copot, karena disitu terkandung unsur ajakan, baik ajakan memilih maupun mencoblosnya, begitu juga dengan stiker-stiker yang ditempel yang tidak terhitung jumlahnya," ucap Novelino.
Sebelum melakukan penertiban, Bawaslu telah terlebih dahulu menghimbau kepada partai politik melalui surat agar mencopot spanduk atau baliho yang mengandung unsur ajakan, dicopot secara mandiri.
"Karena spanduk dan baliho ini masih bisa digunakan pada saat dimulainya kampanye, sesuai dengan aturan sekarang ini bahwa kampanye itu bisa dilakukan setelah 25 hari ditetapkan menjadi Daftar Calon Tetap (DCT)," ujar Novelino.
Untuk spanduk ataupun baliho yang sudah diamankan, terangnya, bisa diambil kembali oleh pemiliknya pada saat dimulainya masa kampanye
"Spanduk ini kita simpan dan titipkan kepada Satpol PP agar bisa diambil kembali, dengan catatan bisa diambil pada saat dimulainya masa kampanye," pungkasnya.(Johanda)















































