- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Bawaslu Sebut Kerawanan Pemilu di Batam Masuk Kategori Sedang

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam Kepulauan Riau menyebutkan kerawanan pemilu di kota itu dalam kategori sedang.
Koordinator Divisi Pengawasan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Batam Bosar Hasibuan mengatakan intensitas kerawanan di Kota Batam semakin meningkat karena terdapat sekitar 10 titik yang akan terdampak penggusuran.
"Ini juga menjadi perhatian kita bersama, karena sudah dilakukan coklit, sudah terdata di situ lalu kemudian digusur. Ini akan menjadi masalah di kemudian hari orang yang bersangkutan tidak lagi berada di wilayah tersebut namun dia datanya masih disana," kata Bosar, di Batam, Kamis, 23 Maret 2023.
Terkait hal tersebut, pihaknya mendorong KPU Kota Batam agar melakukan koordinasi pada pemangku terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Badan Pengusahaan Batam agar mempertimbangkan kegiatan relokasi serta dapat ditunda setelah pelaksanaan Pemilu 2024.
Bosar juga menambahkan adapun kecamatan atau wilayah yang menjadi prioritas pengawasan bagi Bawaslu Batam yaitu daerah di pulau utama (mainland) seperti Kecamatan Bengkong, Sagulung, Batu Aji, Batu Ampar, Nongsa, Lubuk Baja, dan Batam Kota.
Adapun upaya yang dilakukan oleh Bawaslu Batam dalam mengantisipasi kerawanan pemilu di daerah setempat dengan mengimbau dan meminta jajaran KPU agar melakukan proses-proses atau menjalankan tahapan sesuai dengan mekanis prosedur dan tata cara yang tertera di PKPU.
Kemudian melakukan koordinasi bersama pemangku kebijakan di daerah setempat dalam pemetaan wilayah kerawanan serta mengambil langkah-langkah strategis untuk menciptakan pemilu aman dan damai.
"Karena berbicara pemilu, dan berbicara DPT, maka berbicara kualitas pemilu. Maka ini DPT merupakan kunci kesuksesan pemilu. Karena ini berdampak pada logistik pemilunya , berdampak pada jumlah partisipasi masyarakatnya," jelas Bosar.(medcom.id/red)



















































