- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Begini Hasil Visum Lansia yang Meninggal di Kampung Baru

Keterangan Gambar : Kapolsek Siantan (tengah) didampingi oleh Kanit Reskrim, AIPTU Fransiscus Rudi Wahyudi saat konferensi pers terkait hasil visum lansia yang meninggal di Kampung Baru, Sabtu (19/11/2022).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pihak kepolisian sudah terima hasil visum dari rumah sakit dan hasilnya lansia yang meninggal di Kampung Baru, (Boseng, red) karena faktor diduga sakit. Kapolsek Siantan, IPTU Gunawan Husein didampingi Kanit Reskrim Aiptu Fransiscus Rudi Wahyudi mengatakan, hasil visum tak ada tanda kekerasan, ada hipertensi, sering sakit-sakitan.
"Dari keterangan saksi yang kita peroleh bahwa yang bersangkutan sering sakit dan punya penyakit riwayat hipertensi," kata Kapolsek.
Kapolsek juga menambahkan pihaknya tetap melakukan pengembangan dan dimintai keterangan saksi. Jika ditemukan hal baru tidak tertutup kemungkinan dilakukan penyelidikan, namun sementara saat ini sesuai dengan hasil visum tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh lansia yang telah menjadi mayat tersebut.
"Sesuai dengan hasil visum dari rumah sakit bahwa lansia (Boseng alias Lemi) dinyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban kendatipun ada pisau di sebelahnya bisa saja untuk mengupas buah-buahan," ujarnya.
Kapolsek juga menghimbau agar sesama masyarakat peduli terhadap lingkungan dan saling memperhatikan sesama antara tetangga satu dengan yang lainnya sehingga hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya. (red)



















































