- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
.jpg)
Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution saat meninjau lokasi bencana di kawasan Kanal, Kelurahan Suka Maju, Jumat (21/8/2026).
MELAYUNEWS.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, akan dibangun kembali secara menyeluruh melalui bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Bantuan tersebut diberikan agar warga tidak lagi terbebani biaya tambahan untuk memperbaiki rumah mereka.
Kepastian itu disampaikan Bobby saat meninjau lokasi bencana di kawasan Kanal, Kelurahan Suka Maju, Jumat (21/8/2026).
Menurut Bobby, bantuan bagi korban bencana tidak boleh hanya berupa sebagian material bangunan yang justru membebani warga untuk menutupi kekurangan biaya perbaikan.
Ia menilai skema bantuan yang hanya menyediakan sebagian kebutuhan material tidak efektif karena mayoritas korban berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
“Kalau bantuan musibah harus selesai. Jangan warga sudah kena musibah masih harus beli lagi kekurangannya. Yang rusak kita bangun, yang hancur kita bangun baru,” kata Bobby.
Saat meninjau lokasi, Bobby menemukan sejumlah warga sebelumnya menerima bantuan material bangunan yang belum mencukupi kebutuhan perbaikan rumah.
Karena itu, Pemprov Sumut memutuskan mengambil alih penanganan dan memastikan rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat maupun kehilangan atap diperbaiki secara tuntas.
Bobby juga meminta jajaran pemerintah menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi dalam penyaluran bantuan kebencanaan ke depan. Menurutnya, bantuan bagi korban bencana berbeda dengan bantuan stimulan reguler yang hanya bertujuan membantu sebagian kebutuhan masyarakat.
“Kalau bantuan reguler bisa sifatnya stimulan. Tapi kalau bantuan musibah harus bisa selesai semuanya,” ujarnya.
Sebelumnya, cuaca ekstrem disertai angin puting beliung menerjang Kelurahan Suka Maju dan Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor. Berdasarkan data BPBD Sumut, sebanyak 167 unit rumah terdampak bencana tersebut.
Dalam peninjauan itu, Gubernur juga melihat langsung kondisi rumah-rumah yang rusak, berdialog dengan warga terdampak, menyerahkan bantuan bahan material bangunan, serta menyalurkan bantuan sembako kepada para korban.(SP)















































