- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Bupati Anambas Kunjungi Kemenhub Bersama Gubernur Kepri, Ini yang Mereka Bahas

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris bertemu dengan Menteri Perhubungan, Budi karya Sumadi. Pertemuan ini merupakan agenda Bupati Kepulauan Anambas dalam mendampingi Gubernur Kepulauan Riau audensi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,Rabu(6/4/2022).
Pada kesempatan itu, Abdul Haris SH menyampaikan usulan perpanjangan runway bandara Letung kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
"Selain usulan perpanjangan runway bandara Letung, kita juga sampaikan usulan rencana pembangunan Roro didesa Kuala Maras , serta pembanguan pelabuhan bongkar muat," ujar Abdul Haris kepada media ini, Rabu(6/4 /2022).
Bupati Anambas juga menambahkan, selain perpanjangan runway bandara, perlu pemotongan bukit agar saat landing pesawat semakin aman. Menurut dia panjang bandara Letung saat ini 1400 meter sehingga perlu ditambah lagi menjadi 2500 meter.
"Kalau nanti panjang runway bandara Letung sudah 2500 meter maka pesawat boeing sudah bisa mendarat. Ini akan mendongkrak wisatawan yang akan berkunjung ke Anambas," ujarnya.
Abdul Haris SH, juga menyampaikan mengenai pembangunan Roro, yang direncanakan terletak di Kuala maras akan mengunakan angaran pusat (APBN_red). Hal ini mengingat semua persyaratan pengusulan tersebut telah selesai anatar lainya yakni, DED dan lahan yang telah dibebaskan.
"Kedatangan kita bersama pak Gubernur Kepri disambut dengan baik oleh pihak Kementerian Perhubungan. Responnya juga sangat baik, kita berharap usulan itu bisa direalisasikan," katanya. (red )



















































