- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Cuaca Buruk PT Rempang Sejahtera Bahari Tunda Keberangkatan Kapal

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Cuaca buruk memaksa perusahaan jasa transportasi laut menunda keberangkatan armadanya. MV. VOC Batavia dan MV. Seven Star untuk kedua kalinya menunda keberangkatan armadanya yang melayani rute pelayaran Tanjung Pinang - Batam - Letung - Tarempa dan sebaliknya.
Setelah sebelumnya menunda keberangkatan dari Tanjung pinang tujuan Tarempa pada Jumat kemarin, hari ini pihak PT. Rempang Sejahtera Bahari kembali menunda pelayaran untuk hari Senin.
Penundaan keberangkatan kapal MV. VOC Batavia atau MV Seven Star tersebut membuat sejumlah calon penumpang untuk menunda keberangkatan.
Salah satu calon penumpang terlihat pasrah melihat pengumuman yang ramai beredar di status WhatsApp.
"Katanya tidak jadi berlayar untuk hari Senin nanti, dengar dengar karena gelombang (tinggi), "keluh salah seorang warga yang akan berangkat Senin nanti
Pihak PT. Rempang Sejahtera Bahari , sebagai pihak pelayaran yang melayani rute Tanjung Pinang - Batam -Letung - Tarempa membenarkan penundaan keberangkatan kapal MV. VOC Batavia dan MV Seven Star.
"Untuk hari Senin kita tunda keberangkatannya karena angin kencang dan gelombang laut yang cukup tinggi, diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter," jawab Aseng melalui pesan WhatsApp, Sabtu (24/01)2026)
Menurut pihak perusahaan PT. Rempang Sejahtera Bahari, untuk keberangkatan kapal selanjutnya akan dibuka pada hari Rabu 28 Januari nanti, dan itu juga harus melihat kondisi cuaca.
Atas penundaan tersebut, pihak PT. Rempang Sehagtera Bahari memohon maaf kepada para calon penumpang. Sementara loket tiket di pelabuhan Tarempa terlihat tertutup, namun menuliskan pemberitahuan penundaan keberangkatan kapal. Sementara loket tiket di pelabuhan Tarempa terlihat tertutup, namun menuliskan pemberitahuan penundaan keberangkatan kapal. (Ferengki).




















































