- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Densus 88 Anti Teror Tangkap 12 Terduga Teroris

Keterangan Gambar : Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. /dok Humas Polri
KORANBATAM.COM - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengkonfirmasi kalau tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap 12 terduga teroris. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Argo Yuwono, mengatakan, seluruh penangkapan itu terjadi di wilayah Jawa Timur.
“Dalam operasi penangkapan di Jawa Timur, tim Densus 88 menangkap 12 orang terduga teroris,” ujar Irjen Argo, Jumat (26/2/2021).
Argo belum bersedia membeberkan info lebih lanjut perihal penangkapan ini. Dia akan segera merilisnya secara lengkap dalam waktu dekat.
“Nanti untuk lengkapnya akan dirilis secara resmi,” tandasnya.
Sebelumnya, Densus 88 Antiteror menangkap warga Desa Banjar Arum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Pria berinisial AYR tersebut, terduga teroris.
Penangkapan terduga teroris itu dibenarkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Malang, AKBP Hendri Umar.
“Benar, ada penangkapan (oleh Densus 88),” kata Hendri seperti dilansir detikcom, Jumat (26/2).
Sementara itu, Densus 88 juga meringkus terduga teroris di Sidoarjo siang tadi. Penggeledahan rumah terduga teroris tersebut membuat tetangga kaget.
Terduga teroris itu berinisial BR (55). Ia tinggal di Perumahan Taman Puspa Sari, Desa Klurak, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Sehari-hari ia menjual busana Muslim. BR baru satu bulan tinggal di Perumahan tersebut.
Candra, Ketua Rukun Tetangga (RT) 27/RW 06, Perumahan Taman Puspa Sari, mengatakan, BR ditangkap siang tadi di depan pintu masuk perumahan.
“Dari keterangan warga, terduga teroris ditangkap di depan Perumahan Taman Puspa Sari sekitar pukul 10.50 WIB,” kata Candra di perumahan tersebut.
Sumber: detikcom















































