- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Diduga Paksa Kepling Menangkan Pilkada Medan, Rico Waas Minta Diperiksa

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Waas usai menghadiri perayaan ulang tahun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di gedung DPRD Sumut pada Selasa, 15 April 2025.
MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Pilkada Serentak 2024 telah usai dan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih untuk Kota Medan telah resmi ditetapkan oleh KPU Medan pada 10 Februari 2025. Namun, tensi politik belum sepenuhnya mereda.
Dunia maya kembali dihebohkan oleh kemunculan sebuah video yang menampilkan dugaan keterlibatan sejumlah kepala lingkungan (Kepling) dalam pemenangan salah satu kandidat, yaitu Rico Waas.
Video berdurasi singkat itu kembali beredar luas di media sosial dan memicu perbincangan hangat publik.
Dalam rekaman yang diambil di sebuah warung, terdengar percakapan yang menyiratkan adanya dugaan perintah dari Kepling untuk mendukung pasangan Rico-Zaki.
"Bapak ada instruksi dari Kepling?" tanya seseorang dalam video tersebut.
"Ada, kalau ngga ada perintah, gak mungkin naik itu, kita bantulah, kita rame di sini," jawab seorang pria yang turut mengenakan kaos kampanye bertuliskan Rico-Zaki.
Meski belum ada klarifikasi resmi dari pihak berwenang mengenai isi dan konteks video tersebut, publik menyerukan agar seluruh aparat pemerintahan, termasuk para Kepling, tetap menjaga netralitas dalam setiap proses demokrasi, khususnya saat Pemilihan Kepala Daerah.
Menanggapi mencuatnya kembali video kontroversial itu, wartawan mencoba mengonfirmasi langsung kepada Wali Kota Medan, Rico Triputra Waas.
Momen itu terjadi usai Rico menghadiri perayaan ulang tahun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di gedung DPRD Sumut pada Selasa, 15 April 2025.
Sesaat setelah berbincang dengan mantan Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, Rico yang tengah bersiap meninggalkan lokasi sempat dicegat oleh awak media.
Ketika dimintai tanggapan atas video yang kini kembali viral tersebut, ia menjawab singkat namun tegas.
"Ya diperiksa saja," ucapnya sambil berjalan menuju mobil dinasnya.
Pernyataan singkat itu justru memantik reaksi lebih besar dari publik yang menanti kejelasan dan ketegasan sikap dari pihak berwenang terhadap dugaan yang mencuat. Kini, publik menanti langkah lebih lanjut dari instansi terkait untuk menelusuri kebenaran isi video tersebut.(SP)















































