- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Disdikpora Anambas Gelar Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka

Keterangan Gambar : Suasana Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Selasa (21/04/2024).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar kegiatan Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, pada Selasa pagi (21/4/2024).
Pagi itu, lebih dari 500 pelajar dan guru berkumpul turut memeriahkan acara tersebut.
Kepala Disdikpora Kabupaten Kepulauan Anambas, Toni Karnain, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) atas prestasi yang diraih dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Kegiatan ini hanya dilaksanakan di Anambas, mewakili Provinsi Kepri. Kami bekerja sama dengan pihak provinsi berdasarkan arahan Kemendikbudristek,” jelas Toni.
Toni menekankan belajar tidak selalu harus di dalam kelas, melainkan bisa dilakukan di mana saja, termasuk di luar kelas. Karena tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan lebih jauh tentang Kurikulum Merdeka Belajar.
“Belajar tidak hanya di dalam kelas, dari luar juga bisa. Begitu pula dengan ilmu sosialisasi yang didapatkan, begitu juga dengan guru-gurunya, guna lebih paham akan sistem merdeka belajar,” sebutnya.
Selain itu, terdapat berbagai permainan dan perlombaan yang diikuti oleh para peserta, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai stand bazar yang memamerkan kreativitas para pelajar dan guru.
“Stand yang ada merupakan sebuah inovasi dari guru penggerak, dengan menonjolkan kreativitas dari para pelajar. Kita juga mengadakan beberapa lomba yang diikuti para siswa dan guru-guru berikut dengan hadiah-hadiahnya,” ucap Toni.
Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar para pelajar dan guru serta mendorong implementasi Kurikulum Merdeka Belajar secara efektif di Kabupaten Kepulauan Anambas.(johanda).



















































