- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
Ditimpa Pohon Saat Pergi Sekolah, Seorang Pelajar SMAN 15 Meninggal

Keterangan Gambar : Ilustrasi (net)
MELAYUNEWS.COM - Andini Putri Aminarti siswi SMA 15 meninggal saat dalam perjalanan menuju sekolah saat melintasi kawasan Masjid Al-Muhajidin, Kampung Jabi, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (20/7/2022).
Kapolsek Nongsa, Kompol Yudi Arvian menyebutkan penyebab meninggalnya siswi berusia 17 tahun tersebut, dikarenakan kecelakaan akibat pohon tumbang, saat korban tengah dibonceng oleh orang tuanya.
“Peristiwa sekitar pukul 07.00 WIB, saat melintas kawasan Masjid, korban tertimpa pohon yang tumbang saat di bonceng oleh orangtuanya,” ungkapnya.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sempat mendapat pertolongan dari warga sekitar.
Hal ini dibenarkan oleh Dani salah satu siswa SMA 15 Batam, yang mengaku turut serta memberikan pertolongan kepada korban.
“Lokasi kejadian gak jauh dari sekolah bang. Saat kecelakaan terjadi, kebetulan saya masih berada di gerbang sekolah. Dan warga teriak untuk minta tolong,” jelasnya.
Dani yang melihat salah satu temannya mengalami kecelakaan, langsung berlari ke lokasi kejadian untuk membantu warga melakukan pertolongan.
Dibantu oleh warga, pihaknya langsung berkoordinasi dengan ketua RW setempat untuk memberikan pertolongan untuk diantarkan ke rumah sakit.
“Mengantarkan korban dan orang tuanya ke RS Soedarsono menggunakan ambulance Masjid,” ujarnya.
Kepergian Andini Putri Aminarti yang tidak terduga ini, sontak membuat teman-temannya merasa bersedih.
Hal ini dibuktikan dengan solidaritas para siswa/siswi SMA Negeri 15 yang turut mengantarkan Putri menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sambau, Rabu (20/7/2022) siang.
Solidaritas yang ditunjukkan oleh teman-temannya ini, dikarenakan Andini Putri dikenal sebagai pribadi yang ramah, serta salah satu siswa berprestasi.
“Anaknya pintar, selalu 10 besar,” ungkap Azri, salah seorang teman korban yang ditemui di lokasi TPU Sambau.
Andini dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul dengan teman sebaya, serta tidak sombong untuk berbagi ilmu pelajaran.
“Anaknya pintar, cantik lagi,” ungkap Azri.(red)
















































