- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Ditinggalkan Pemilik, Rumah Dibobol Maling, Berlian hingga Ponsel iPhone Dicuri

Keterangan Gambar : Jajaran Polsek Bengkong saat lakukan olah TKP pencurian.
MELAYUNEWS. COM, BATAM - Rumah di Perumahan Winner Millenium Mansion, Blok D1 Nomor 02, RT 003/RW 017, Kelurahan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, disatroni maling saat ditinggal pergi penghuninya berlibur. Akibatnya, pemilik mengalami kerugian hingga Rp64 juta.
Insiden ini mengagetkan warga sekitar karena para pencuri beraksi sekitar pukul 15.11 WIB siang dan 08.00 pagi, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Apalagi sampai dua kali dan aksi pelaku pun terekam kamera Closed-Circuit Television (CCTv).
Pemilik rumah, Juliana (33 tahun), baru mengetahui peristiwa kejadian setelah melihat rekaman kamera CCTv rumahnya dibobol maling karena sedang berada di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), tempat orang tuanya.
Dimintai konfirmasi, Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir melalui Kanit Reskrimny, Iptu Marihot Pakpahan membenarkan adanya peristiwa pembobolan rumah kosong (rumsong) tersebut.
Dia menyebut dari kejadian tersebut, sejumlah harta berlian, iPhone 6 dan jam tangan mahal merek tissot raib digasak maling.
“Memang betul. Korban sudah membuat laporan di Polsek Bengkong hari Senin (3/2/2025) kemarin. Yang hilang perhiasan berlian. Kalau dinilai sekitar Rp64 juta. Ada liontin, kalung, cincin dan tas merek Balenciaga,” ucap Pakpahan di kantornya, Rabu (5/2).
Pakpahan berkata, begitu mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung menuju lokasi. Saat ini peristiwa itu masih dalam penyelidikan kepolisian.
“Memang betul kita lakukan olah TKP masih dalam penyelidikan, dan meminta keterangan dari saksi dan korban,”ujarnya.(ham/red)















































