- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Forkopimda Kota Batam dan Jajaran Pemko Batam Goro Massal, 1.098 Personel Terlibat

Keterangan Gambar : Goro massal serentak di 9 titik lokasi di Kota Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Jajaran pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama personel dari berbagai instansi yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam, mengadakan gotong-royong (Goro) massal membersihkan parit hingga gorong-gorong di berbagai wilayah, Sabtu (9/1/2021). 1.098 personel terlibat dalam gotong-royong massal tersebut.
Hal itu dilakukan sebagai upaya menangani persoalan banjir yang kerap terjadi saat hujan datang. Untuk gotong royong kali ini, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dibagi untuk ditempatkan di semua kecamatan. Gotong-royong ini dibantu juga personel TNI, Polri, Direktorat Pengamanan (Ditpam), Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Pengadilan Negeri (PN) Batam, hingga masyarakat umum.
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad turun langsung mengecek ke berbagai lokasi gotong-royong. Amsakar mengapresiasi semua personel Forkopimda dan masyarakat Batam yang ikut turun ke lapangan. Ia berharap, dengan kebersamaan itu, masalah banjir dan ancaman bencana lain dapat diantisipasi.
“Semua berjalan lancar, dan sampah-sampah penyumbat di parit dan drainase, sudah dibersihkan agar tak menyumbat aliran air saat hujan turun,” ujar Amsakar.
Adapun, katanya, untuk goro kali ini dibagi di sembilan (9) lokasi. Lokasi pertama di Batuampar, tepatnya di kawasan Pasar Melcem, Tanjungsengkuang. Di lokasi ini, diturunkan 117 personel. Kemudian selanjutnya, lokasi kedua di Tiban Indah, Sekupang yang juga menerjunkan 117 personel. Lokasi lain di Kabil, Nongsa yang menerjunkan 112 personel.

Keterangan gambar : Sekda Batam, Jefridin Hamid saat membersihkan sampah-sampah yang berserakan. (Foto : istimewa)
Lokasi keempat di Lubukbaja, tepatnya di Kampung Pelita dengan total 122 personel. Lokasi berikutnya, Seibeduk, tepatnya di Duriangkang dengan 122 personel. Sementara di Bengkong, bertempat di Tanjungbuntung dengan 137 personel yang diturunkan.
Kemudian, di Batam Kota dengan 127 personel untuk membersihkan parit atau drainase di kawasan Baloi Permai. Dilanjutkan untuk kawasan Sagulung, tepatnya di Sungai Langkai, dengan menerjunkan 127 personel. Lokasi terakhir di Kecamatan Batuaji, tepatnya di Buliang dengan 117 personel.
“Jadi, hari ini ada 9 titik gotong-royong, dengan total 1.098 personel,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid mengatakan bahwa, gotong-royong kali ini sebagai langkah pemerintah bersama Forkopimda Batam menyikapi persoalan banjir dan bencana longsor di Batam.
“Gotong-royong tadi, kita dimulai serentak pukul 07.00 WIB di masing-masing lokasi yang sudah ditentukan,” kata Jefridin, usai ikut gotong-royong di Lubukbaja.
Ia berharap, dengan menurunkan langsung ribuan personel itu, dapat menyelesaikan persoalan banjir. Ia pun mengingatkan kepada semua masyarakat Batam untuk tidak membuang sampah sembarangan lagi.
“Buanglah sampah pada tempatnya, sehingga tidak menyumbat parit dan gorong-gorong,” ujarnya mengakhiri.
(rill)















































