- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Gara-gara Kabel, Diduga Ditikam Tetangga Hingga Kena 20 Jahitan

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Amin Wijaya Telaumbenua (28 tahun), warga Bengkong Kodim, Kelurahan Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka yang cukup serius pada bagian lengan kirinya.
Amin Dia diduga ditikam oleh tetangganya sendiri berinisial DK di Blok E Nomor 84, Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Jumat (27/3/2023) lalu.
“Peristiwa ini terjadi di depan rumah korban yang bernama Amin. Dia sempat kita larikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB), karena luka di lengan kirinya,” kata Kapolsek Bengkong, Iptu Muhammad Rizqy Saputra, S.T.K., S.I.K., M.Si melalui Kanit Reskrimnya, Ipda Anwar Aris, S.H, kepada media ini di kantornya, Sabtu (4/3).
Diterangkan Ipda Aris, awalnya korban dan pelaku sempat cekcok mulut. Penyebabnya, korban tidak terima pelaku meminjam kabel kontak yang belum dipulangkan karena barang tersebut milik orang lain.
Tidak terima dengan tindakan korban, lalu pelaku menikam korban. Akibat penikaman tersebut, korban mengalami lebih kurang 20 jahitan pada lengan kiri. Oleh istri korban, kejadian tersebut lantas dilaporkan ke Polsek Bengkong.
“Dugaan awal karena masalah stok kontak listrik yang mana pelaku belum memulangkan kepada korban. Nah terjadilah cekcok mulut antara korban dengan si pelaku, hingga berujung penikaman itu,” sebutnya.
Sejauh ini, kata dia, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena tengah mendalami motif pasti dari pelaku hingga nekat menikam korbannya.
“Kasus ini masih kami tangani dan pelaku diperkirakan berusia 39 tahun sedang kami kejar. Nanti kita sampaikan perkembangannya,”ujarnya. (red)




















































