- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Gelar Diseminasi Stunting, Wabup Anambas Ajak Semua OPD Untuk Bekerjasama

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas menggelar kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting dan Monitoring Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kepulauan Anambas, pada Senin, 11 Desember 2023.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra S.A.P, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari percepatan audit kasus stunting yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Sesuai dengan PP Nomor 72 Tahun 2021 yang telah menyatakan bahwa stunting ini taruhannya terlalu besar dengan dampak jangka panjang yang tidak dapat diukur dalam waktu yang singkat, sehingga dalam penanganan stunting ini harus melihat berbagai aspek seperti, aspek kesehatan, aspek keluarga maupun aspek perilaku.
"Artinya penuntasan stunting harus dilakukan secara tepat serta butuh komitmen kuat dari semua kalangan, tidak hanya menjadi tugas salah satu instansi saja, jadi ini perlu melibatkan semua pihak," ucap Wan Zuhendra.
Wan Zuhendra menyampaikan bahwa hasil analisis situasi dan rencana-rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi menyebabkan berbagai rencana program kegiatan yang telah dijalankan oleh masing-masing OPD menjadi sebuah kegiatan yang dapat memecahkan persoalan stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Peran kegiatan lintas sektoral harus menjadi prioritas utama dalam penanganan stunting, penyelenggara kesejahteraan sosial dapat berperan aktif dalam upaya-upaya menurunkan jumlah stunting seperti memastikan para penerima manfaat untuk menjalankan kewajibannya," ujar Wan Zuhendra.
Wan Zuhendra juga berpesan kepada dinas kesehatan agar selalu memberikan arahan kepada desa-desa demi menekan angka stunting yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Jikalau ada kenaikan stunting, ayo kita cari bersama untuk bagaimana supaya stunting ini bisa ditekan secara maksimal melalui program-program yang kita jalankan," pungkasnya.(Johanda)



















































