- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Gudang Diduga Pengoplosan Minyak dan Gas Elpiji Mulus Beroperasi Belum Tersentuh Hukum

MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Oknum mafia minyak bersubsidi dan Gas Elpiji bersubsidi terpantau masih terus eksis dan lancar beroperasi di Marelan, ironisnya belum satupun oknum mafia pengoplosan BBM dan Gas Elpiji bersubsidi tersebut tersentuh hukum.
Pantauan awak media langsung dilokasi tersebut Jumat, (7/2/2025) sekira pukul 17.00 WIB tepatnya di Jala Empat, Gang Sanjaya, Lingkungan 3, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, terlihat ada mobil tangki pengangkut BBM masuk ke gudang 88 berwarna hijau yang diduga dijadikan tempat penyimpanan Gas Elpiji dan BBM jenis minyak solar yang diduga dibackup oknum anggota Marinir inisial Koptu HR dan Serda HM.
“Disini memang tempat minyak oplosan bang, sudah lama beroperasi, sangat aman karena dijaga oknum TNI,” ucap salah satu warga sekitar yang namanya minta tidak dipublikasikan saat diminta keterangan.
Aktivitas gudang tersebut sudah menjadi sorotan tajam berbagai media, namun sampai saat ini para oknum mafia BBM bersubsidi dan gas elpiji masih terus beroperasi.
Ketika awak media mencoba mengkonfirmasi langsung kepada Kapolres Belawan AKBP Janton Silaban, SH, S.I.K., M.K.P., melalui WA nya namun belum menjawab alias hinggga beberapa waktu ditunggu.
Masyarakat berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya pihak Poldasu dan Pomdam I Bukit Barisan agar bertindak tegas dengan menangkap dan melakukan sidak oknum diduga anggota Marinir yang diduga terlibat melindungi usaha para oknum mafia.
Masih dari info masyarakat, gudang gas elpiji dan BBM didugamilik Oknum M dan H, (r/HM/Tim)red




















































