- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Hari Pertama Puasa, Masyarakat Ramai Berburu Takjil

Keterangan Gambar : Terlihat warga Anambas ramai berburu takjil saat puasa pertama, Selasa (12/3/2024).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Puasa bulan Ramadhan merupakan puasa yang dijalankan oleh umat muslim sebulan sekali dalam setahun.
Hari pertama puasa bulan Ramadhan 1445 H/2024, penjual takjil di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas mulai terlihat ramai berjualan, Selasa (12/03/2024).
Siang hari itu, kondisi jalan masih terlihat sunyi, hanya ada beberapa sepeda motor yang lalu lalang.
Namun, sore hari sekira pukul 16.00 WIB menjelang berbuka puasa, kondisi jalan mulai terlihat ramai dipadati oleh masyarakat yang lalu lalang menggunakan sepeda motor.
Masyarakat Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas terlihat mulai antusias berburu makanan jelang buka puasa di hari pertama.
Kedai-kedai tempat para penjual takjil itu menjajakan barang dagangannya pun mulai ramai dikerumuni oleh masyarakat yang hendak membeli buat bekal berbuka puasa nantinya.
Disamping menjual takjil, pedagang juga menyajikan berbagai macam jenis es atau minuman dingin yang tentunya sangat menggugah selera untuk diminum melepaskan dahaga setelah berpuasa.
Tak hanya itu, momen ini juga dimanfaatkan oleh penjual petasan dan penjual mainan anak-anak seperti mobil-mobilan, robot-robotan dan lain-lain.
Dari pantauan awak media ini, pembeli yang datang silih berganti membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersebut sedikit tersendat, ditambah lagi akses parkir yang juga terbatas membuat para pembeli harus mengantri.
Salah seorang warga Tarempa, Hendri yang saat itu membeli takjil mengatakan, selalu membeli takjil di lokasi tersebut.
"Sering beli disini, emang saya lewat sini kalau pulang kerja, jadi pulang sekalian beli takjil disini," katanya saat membeli takjil.
Hendri mengucapkan, jenis takjil yang dijual di lokasi itu cukup beragam, ia pun membeli takjil untuk keluarganya di rumah.
"Ya, kesini karena banyak takjilnya, macem-macem. Tinggal pilih aja mau yang mana, ini takjil buat buka puasa di rumah bersama keluarga," pungkasnya.(Johanda)




















































