- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Jajaran Kejaksaan Tinggi Negeri Kepri Ikuti Arahan Kejagung Lewat Virtual

Keterangan Gambar : Kejari/Kacabjari se-Wilayah Kejati Kepri saat mengikuti Zoom Meeting. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, KEPRI - Dalam rangka konsolidasi dan peningkatan kinerja di Tahun 2021, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) beserta jajaran mengikuti arahan Jaksa Agung Republik Indonesia (RI).
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Iman Wijaya, SH. M.Hum beserta seluruh Asisten, Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha dan para koordinator di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kepri mengikuti arahan Jaksa Agung, ST Burhanuddin.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di aula Vidcon Kejati Kepri dengan menggunakan teknologi informasi berupa aplikasi Zoom Meeting.
Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa tujuh (7) Program Kerja Prioritas Kejaksaan RI Tahun 2021 yaitu sebagai berikut:
1. Pendampingan dan pengamanan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam rangka percepatan pembangunan nasional.
2. Pengawasan dan penegakan disiplin untuk mewujudkan kejaksaan yang bersih dan profesional.
3. Pembentukan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembangunan manajemen karir yang jelas, terstruktur, dan transparan, serta penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang tematik.
4. Digitalisasi kejaksaan untuk sistem kerja yang efisien, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi.
5. Penegakan hukum yang berkeadilan, serta memberikan kemanfaatan, khususnya dalam upaya memulihkan korban kejahatan dan memperbaiki pelaku.
6. Penanganan perkara tindak pidana korupsi yang berkualitas dan berorientasi penyelamatan keuangan negara.
7. Penyelesaian perkara dugaan pelangaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang berat secara tuntas, bermartabat, dapat diterima oleh berbagai pihak, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan yang sama juga diikuti olah seluruh Kejaksaan Negeri (Kejari)/Kacabjari (Kantor Cabang Kejaksaan Negeri) se-Wilayah Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dengan mematuhi Protokol Kesehatan.
(red)



















































