- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Jalan Medan Berastagi Lumpuh, Sejumlah Warga Durin Simbelang Demo Polsek Pancur Batu

MELAYUNEWS.COM, DELI SERDANG - Sejumlah warga Durin Simbelang, kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang adakan aksi demo di kantor Polsek Pancur Batu, Selasa 05/03/2024 pagi.
Informasi yang diperoleh dari wartawan dari Pancur Batu, aksi demo tersebut membuat jalan Medan Berastagi lumpuh total.
Akibat dari demo ini, akses jalan Medan - Berastagi via Pancur Batu macet total hingga 2 km. Saat ini pihak kepolisian mencoba mengalihkan ke jalan alternatif lewat belakang pajak Pancur Batu.
Sementara pagar pintu masuk Polsek Pancur Batu dijaga sejumlah aparat untuk mengamankan Polsek.
Salah seorang warga yang diwawancarari N. Ginting (54) mengatakan mereka demo karena merasa Polisi tidak adil dalam melakukan penangkapan.
"Warga demo karena Polisi pilih kasih dalam menangkap pelaku, anak kampung mereka ditangkap 5 orang, sementara pihak lawan tidak ada yang ditangkap," ujarnya.
Para pendemo yang terdiri kebanyakan ibu demo membawa sarung seperti biasa pakaian mereka kegiatan sehari-hari.
"Lepaskan masyarakat kami, mereka tidak bersalah, jangan permainkan hukum," ujar salah seorang ibu.
Saat di konfirmasi, Kapolsek Pancur Batu, AKP Hendra Gunawan Simatupang belum mengangkat telephone dan whatsapp wartaawan juga belum dibalas.
Demikian juga Kasi Humas Polrestabes Medan, yang dikonfirmasi media ini belum memberikan respon.
Upaya konfirmasi mendapat respon dari Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Hadi Wahyudi.
"Kita sedang mendalami kasusnya, info sementara, 11 orang diamankan dari 2 Ormas yang sedang konflik," ucap Hadi.
Ia mengaku akan terus mendalami, dan akan memberikan info perkembangan lanjutan. (SP)/hm



















































