- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Jelang Bulan Puasa, Harga Ayam Potong Mulai Naik

KORANBATAM.COM, ANAMBAS - Menjelang bulan suci ramadhan sejumlah bahan pokok ikut merangkak naik, begitu juga dengan ayam potong. Saat ini harganya mencapai Rp 42 ribu perkilo membuat masyarakat semakin sedikit membelinya membuat omset para pedagang juga menurun.
Salahsatu pedagang di Pasar Tarempa, Angah mengaku omsetnya menurun sejak adanya Covid-19. Dimana pemerintah memberikan imbauan agar tidak keluar rumah sehingga omsetnya juga ikut turun.
"Sejak Covid-19 omset kita menurun sampai 50 persen bahkan kadang lebih. Apalagi ini harga ayam potong dagangan saya juga naik membuat para pembeli berpikir dua kali membeli ayam potong," kata Angah kepada media ini, Kamis (17/3/2022).
Angah menjelaskan, harga tersebut naik karena harga beli juga naik, pasaran harga ayam potong saat ini naik karena kurangnya pasokan dari pengusaha ayam potong. Dia menjual sesuai dengan harga beli dengan untung yang tipis sebab pembeli juga semakin sepi jika harga ayam naik.
"Kita jual pasti diatas modal sedikit, untung kita tidak banyak karena kalau harga naik penjualan juga sedikit secara otomatis omset kita juga menurun," ujarnya.
Salahsatu pembeli, Yuli mengaku kenaikan harga ayam potong hampir sepekan lebih. Awalnya harga pasaran hanya Rp 35 ribu sampai Rp38 ribu perkilogramnya. Namun akhir-akhir ini melonjak naik hampir setiap hari naik hal ini perlu menjadi perhatian dari pemerintah daerah apalagi menjelang bulan suci ramadhan.
"Hampir setiap hari harganya naik, dan kenaikan mulai dari lima ratus rupiah hingga seribu rupiah per kilogramnya. Kami berharap jangnlah naik lagi apalagi saat ini bulan puasa sudah dekat," ujarnya. (red)



















































