- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Kapolda Sumut Beri Kuliah Umum ke Ribuan Mahasiswa Institut Kesehatan Deli Husada

MELAYUNEWS.COM, DELI SERDANG - Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, memberikan kuliah umum kebangsaan kepada ribuan mahasiswa Institut Kesehatan Deli Husada Delitua, Selasa (23/1).
"Terima kasih atas kesempatan ini dan saya menekankan kepada kita semua untuk selalu optimis dalam menjalankan kegiatan sehari-hari," ujarnya.
Menurutnya, data menjadi hal yang penting saat ini karena di era sekarang semuanya sudah berbasis data. Sehingga data sains yang diolah menjadi lebih canggih lagi.
"Saya ingin menyakinkan melalui pertemuan ini kemajuan itu harus diraih. Bahwa, 5.372 mahasiswa ini adalah generasi yang akan lebih maju," tutur Kapoldasu.
Agung mengungkapkan, Kementerian Kesehatan RI pada 2023 meliris tentang dalam menghadapi keluhan kesehatan yang meningkat. Juga penyebab kejahatan di Sumut karena dampak narkoba yang membuat rusaknya mental percaya diri.
"Maka dari itu Polda Sumut terus mengencarkan pemberantasan narkoba di Sumatera Utara," ungkapnya sembari mengajak para mahasiswa kembali menggunakan sains dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan.
Agung menyebutkan, rumah sakit adalah bisnis paling menguntungkan saat ini karena pengolahannya memberikan profit tinggi dari bisni lain. Tercatat, sumber daya alam kesehatan sebanyak 78.466 masih kurang banyak kalau untuk membuat 15 juta penduduk Sumut.
"Oleh karena itu diharapkan kita semua mampu mengelolanya. Masyarakat sekarang memiliki kecerdasan lebih baik perlu disambut dengan pelayanan kesehatan yang terbaik," pungkasnya.(RM)/Sp















































