- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Kapolda Sumut Beri Kuliah Umum ke Ribuan Mahasiswa Institut Kesehatan Deli Husada

MELAYUNEWS.COM, DELI SERDANG - Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, memberikan kuliah umum kebangsaan kepada ribuan mahasiswa Institut Kesehatan Deli Husada Delitua, Selasa (23/1).
"Terima kasih atas kesempatan ini dan saya menekankan kepada kita semua untuk selalu optimis dalam menjalankan kegiatan sehari-hari," ujarnya.
Menurutnya, data menjadi hal yang penting saat ini karena di era sekarang semuanya sudah berbasis data. Sehingga data sains yang diolah menjadi lebih canggih lagi.
"Saya ingin menyakinkan melalui pertemuan ini kemajuan itu harus diraih. Bahwa, 5.372 mahasiswa ini adalah generasi yang akan lebih maju," tutur Kapoldasu.
Agung mengungkapkan, Kementerian Kesehatan RI pada 2023 meliris tentang dalam menghadapi keluhan kesehatan yang meningkat. Juga penyebab kejahatan di Sumut karena dampak narkoba yang membuat rusaknya mental percaya diri.
"Maka dari itu Polda Sumut terus mengencarkan pemberantasan narkoba di Sumatera Utara," ungkapnya sembari mengajak para mahasiswa kembali menggunakan sains dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan.
Agung menyebutkan, rumah sakit adalah bisnis paling menguntungkan saat ini karena pengolahannya memberikan profit tinggi dari bisni lain. Tercatat, sumber daya alam kesehatan sebanyak 78.466 masih kurang banyak kalau untuk membuat 15 juta penduduk Sumut.
"Oleh karena itu diharapkan kita semua mampu mengelolanya. Masyarakat sekarang memiliki kecerdasan lebih baik perlu disambut dengan pelayanan kesehatan yang terbaik," pungkasnya.(RM)/Sp



















































