- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Kapolres Anambas Ingatkan Masyarakat Waspada Angin Kencang Dan Gelombang Tinggi

Keterangan Gambar : Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., kembali mengeluarkan himbauan kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas agar meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya angin kencang disertai gelombang tinggi di perairan Anambas, Minggu (12/01/2025).
AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., meminta kepada seluruh masyarakat Anambas agar tetap selalu waspada karena potensi angin kencang untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas sedang terjadi.
"Saya minta untuk masyarakat khususnya yang tinggal di pesisir pantai agar selalu waspada, sekarang angin lagi kencang dan gelombang air laut juga lagi tinggi, " ujar Kapolres.
Imbauan ini disampaikan Kapolres Kepulauan Anambas, mengingat potensi angin kencang yang sedang terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas, sesuai dengan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarempa.
Kapolres Kepulauan Anambas juga mengingatkan masyarakat mengenai dampak lain dari angin kencang ini, yaitu tinggi gelombang laut yang bisa mempengaruhi aktivitas transportasi laut.
"Tinggi gelombang akibat angin ini bisa mencapai 2,5 sampai 4 meter, masyarakat maupun nelayan yang ingin melakukan perjalanan laut sebaiknya menunda perjalanan hingga kondisi kembali normal," ucap Kapolres
Bagi masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah, terutama di dekat pepohonan besar atau wilayah pesisir, diharapkan untuk terus memantau informasi dari pihak berwenang dan siap mengambil tindakan pencegahan.
Selain itu, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., juga meminta kepada masyarakat untuk tidak meremehkan situasi ini dan selalu waspada demi keselamatan bersama.
"Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak buruk dari bencana alam," pungkasnya.(johanda).




















































