- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Kapolsek Palmatak Imbau Warga Wilayah Hukumnya Waspada Melaut Musim Utara

Keterangan Gambar : Kapolsek Palmatak IPTU Muhammad Jamil (dok)
MELAYUNEWS.COM ,ANAMBAS - Kapolsek Palmatak, IPTU Muhammad Jamil mengimbau kepada seluruh masyarakat Palmatak khususnya para nelayan agar berhati-hati dalam berlayar pada saat musim ekstrim. Apalagi saat ini musim angin Utara yang cenderung angin kencang dan hujan lebat turun bisa menyebabkan kecelakaan laut saat berlayar, Minggu (8/1/2023).
"Kita sama-sama tahu jika musim Utara seperti saat ini cuaca sangat ekstrim sehingga perlu berhati-hati dalam berlayar," kata Kapolsek Palmatak IPTU Muhammad Jamil kepada media, Minggu(8/1/2023).
Kapolsek Palmatak juga mengimbau operator kapal, Nakhoda dan ABK diharapkan, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca kalau berangkat melaut, melakukan koordinasi dengan istansi terkait, memonitor perkembangan cuaca dari BMKG dan Syahbandar.
“Kita juga menghimbau agar kapal dan nelayan, tidak memaksakan diri untuk berangkat melaut apabila cuaca tidak memungkinkan. Perlu juga memperhatikan kondisi kapalnya apakah masih layak jalan atau perlu perbaikan, ”jelasnya.
Selain itu, Muhamad Jamil menyarankan untuk Nakhoda kapal,diharapkan melengkapi kapalnya dengan alat keselamatan seperti lifejacket dan pelampung. Pengusaha ikan yang mempekerjakan Nelayan, juga diminta memperhatikan keselamatan ABK-nya.
"Saya berharap adanya peran masyarakat dalam memberikan informasi, atas kejadiaan dan ganguan yang terjadi dilingkungannya masing-masing. Kita juga imbau agar masyarakat yang berlayar melengkapi keselamatan diri seperti life jacket," ujarnya. (red )



















































