- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Kasus Covid-19 Melonjak: Sekolah Ditutup, Pelanggar Prokes Ditindak

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto/Ilham/KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, kembali menutup proses belajar tatap muka dan bakal menindak pelanggar protokol kesehatan. Hal itu langkah menangani melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Batam.
Rudi mengungkapkan, hingga 2 Mei 2021, total pasien Covid-19 di Batam mencapai 7.323 orang. Dari total itu, 6.454 pasien sudah sembuh, 161 pasien meninggal dunia, dan 708 pasien masih dirawat. Jumlah ini belum termasuk penambahan dari Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Mau tidak mau, kebijakan ini (menerapkan sekolah daring dan penindakan) bakal kita ambil lagi,” ujarnya, Senin (3/5/2021) malam.
Hal itu juga ia sampaikan saat Safari Ramadan di Bengkong. Masyarakat sempat inginkan sekolah tetap tatap muka. Namun, setelah mendapatkan penjelasan Wali Kota, masyarakat mendukung kebijakan penutupan kembali proses belajar mengajar di kelas.
“Rencana mulai tanggal 8 mendatang hingga waktu belum ditentukan, sampai Covid-19 selesai,” ujarnya.
Selain penerapan sekolah daring, Rudi juga akan mempertegas penindakan disiplin Protokol Kesehatan. Kebijakan tersebut bukan tanpa pertimbangan, pasalnya peningkatan kasus Covid-19 terus menanjak. Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam, Rudi menjadwalkan rapat besok pagi untuk mengambil keputusan.
“Sudah banyak desakan, besok pagi kita (Forkopimda Batam) rapat. Kita tak ingin seperti India, jangan sampai kasus Covid-19 di Batam tidak tertangani,” katanya.
Untuk itu, ia meminta semua masyarakat Batam wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
“Penularan virus ini dari manusia ke manusia, wajib hukumnya menerapkan protokol kesehatan,” katanya.
(red)




















































