- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Kekerasan Seksual Terhadap Anak Menonjol di Anambas Sepanjang 2025

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pelecehan seksual terhadap anak salah satu kasus yang tertinggi yang berhasil diungkap oleh Polres kepulauan Anambas sepanjang tahun 2025.
Hal tersebut disampaikan Kapolres kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung dalam press release akhir tahun. Ia memaparkan segala pencapaian dan program program yang sudah berjalan.
"Sepanjang tahun 2025 ini kami berhasil menangani atau mengungkap pencabulan terhadap anak sebanyak 13 kasus" terang I Gusti
I Gusti juga menjelaskan, faktor penyebab terjadinya kasus pelecehan atau pencabulan terhadap anak dibawah umur.
"Faktor penyebab yang kita temui, internal (pelaku) mengalami gangguan psikologis atau riwayat trauma, dan faktor eksternal (lingkungan) yang meliputi kemiskinan, kurang perhatian orangtua, norma sosial yang permisif, lemahnya kontrol sosial dan hukum" jelas I Gusti.
Lebih lanjut ia menerangkan, selain beberapa faktor diatas, anak yang lemah dan lugu kerap menjadi sasaran predator anak.
Untuk itu pihaknya saat ini gencar melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap anak dan orangtua.
"Untuk pencegahan, kita lakukan sosialisasi dan edukasi terhadap anak dan orangtua serta melakukan penegakan hukum untuk memberikan efek jera terhadap pelaku" turrnya.
Ia juga berharap, awak media dapat berperan aktif guna menekan kasus pelecehan dan perbuatan cabul terhadap anak di Anambas.(ferengki)




















































