- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Kepala Dinas Kominfo Batam Ajak Warga Bijak Menggunakan Medsos

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Batam, Azril Apriansyah.
KORANBATAM.COM - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Azril Apriansyah, mengajak masyarakat bijak dalam bermedia sosial. Hal itu ia sampaikan menyikapi banyaknya beredar gambar dan video korban kebakaran di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sagulung, belum lama ini.
Azril mengatakan, masyarakat diminta memahami situasi yang ada demi menjaga perasaan keluarga terkait. Ia mengaku banyak keluhan masuk ke pihaknya terkait gambar dan video korban kebakaran yang kadung tersebar di media sosial Facebook, YouTube, hingga sejumlah grup WhatsApp.
Bahkan, kata dia, beberapa video dan gambar yang diunggah tersebut menunjukkan kondisi korban yang hangus terbakar tanpa adanya sensor atau sebagainya.
“Mari sama-sama kita bijak dalam bermedia sosial. Kita juga pasti tahu mana yang patut diunggah ataupun tidak,” ajak Azril, Rabu (17/2/2021).
Azril mengaku, sosialisasi dan ajakan untuk bijak dalam bermedia sosial terus ia lakukan agar masyarakat makin memahami. Ia tak memungkiri, di era teknologi seperti saat ini, penggunaan medsos tidak bisa lagi dapat terbendung dan dihindari. Namun, dengan terus diberi pemahaman, ia berharap masyarakat makin bijak bermedia sosial.
“Perkembangan teknologi informasi begitu cepat, tinggal kita berfikir sebagai masyarakat mau menjadi pengguna medsos yang seperti apa? Jangan sampai merugikan diri sendiri dan orang lain,” kata dia.
Azril mengaku, selain untuk mencegah unggahan yang tidak perlu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk sama-sama memerangi hoaks. Ia mengajak masyarakat memilah dan selektif dalam menerima informasi.
“Jangan sampai dapat informasi ditelan mentah-mentah dan ikut menyebarkan. Perlu diverifikasi kebenaran informasi yang ada,” katanya.















































