- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Kilang Minyak Pertamina di Balongan Terbakar

Keterangan Gambar : Suasana kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu saat terbakar. Foto/Kompas.com/Alwi
KORANBATAM.COM - Kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat (Jabar), terbakar, pada Senin (29/3/2021) dini hari. Sebanyak empat orang warga terluka akibat ledakan kilang minyak milik PT Pertamina RU VI.
Dikutip dari laman Kompas.com, kebakaran kilang minyak tersebut membuat warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Petugas TNI dan Polri serta petugas Pertamina sedang bahu-membahu untuk mengamankan lokasi kebakaran.
“Info yang kami dapat, korban masih dalam perawatan. Sebanyak empat orang mengalami luka bakar,” ujar jurnalis Kompas TV, Fadlyanto Sugiono, yang melaporkan dari Indramayu.
Keempat orang yang terluka tersebut merupakan warga yang sedang melintas di dekat kilang minyak.
Saat ini, para korban luka dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balongan.
Menurut Fadlyanto, petugas TNI dan Polri sudah mengimbau warga sekitar lokasi kebakaran kilang minyak untuk meninggalkan area tersebut untuk sementara.
Petugas juga mengevakuasi warga untuk mencegah dampak kebakaran yang berbahaya.
Lanjut Fadlyanto, asap kebakaran tercium sangat menyengat dalam radius satu kilometer dari lokasi kejadian.
Pertamina telah menyiapkan tempat untuk evakuasi dan pengungsian sementara bagi warga sekitar di GOR Perumahan Bumi Patra dan Pendopo Kabupaten Indramayu.
Sementara, Corporate Secretary Subholding Refining and Petrochemical Pertamina, Ifky Sukarya, mengatakan, kebakaran diduga akibat petir yang terjadi pada Senin dini hari.
“Jadi tangki di kilang RU VI Balongan terbakar pada pukul 00.45 WIB dan kebetulan saat itu sedang terjadi hujan besar dan diduga ada petir,” ujar Ifky, dalam wawancara kepada Kompas TV, Senin.
Ifky mengatakan, kebakaran terjadi pada salah satu tangki di kilang minyak, yakni tangki P300G.
Meski demikian, Ifky mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih harus dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.
“Kebakaran terjadi saat hujan besar dan petir, salah satu tangki P300G terbakar. Untuk saat ini, kami belum memastikan, menunggu informasi lebih lanjut,” kata Ifky.
Sumber: Kompas.com















































