- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
Komisi I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Pelajari Penanganan Covid-19 di Batam

Keterangan Gambar : Sekda, Jefridin Hamid (empat dari kanan), memaparkan penanganan Covid-19 di Batam saat menerima kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (25/6/2021).
KORANBATAM.COM - Sekretaris Derah (Sekda), Jefridin Hamid, mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menerima kunjungan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir di Kantor Walikota Batam, Batam Center, Batam, Jumat (25/6/2021).
Dalam kesempatan itu, Jefridin menjelaskan bahwa, saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berupaya keras untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Karena itu pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Skala Mikro masih diterapkan.
“Kemudian juga terkait protokol kesehatan, saat ini terus ditekankan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Jefridin.
Selain itu, Jefridin melanjutkan, Pemko Batam saat ini juga tengah mempercepat vaksinasi untuk masyarakat Kota Batam, khususnya yang berusia di atas 18 tahun ke atas sebagai sasaran vaksinasi. Dengan vaksinasi ini diharapkan angka penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.
Jefridin menjelaskan bahwasanya, Batam adalah salah satu kota yang memang diberikan dispensasi oleh Pemerintah Pusat agar pariwisata asing dapat segera dibuka. Namun, dengan syarat 70 persen masyarakat sasaran harus sudah divaksin.
“Kita targetkan Juli 70 persen, itu dapat tercapai sehingga travel bubble dapat segera dibuka,” ujarnya.
Untuk mencapai target tersebut, masih kata Jefridin, Pemko Batam menggelar vaksinasi di sejumlah lokasi, baik itu di perumahan-perumahan ataupun di tempat-tempat ibadah dan semua perusahaan. Termasuk juga Stadion Temenggung Abdul Jamal (TAJ) sebagai center pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
“Saat ini capainnya sudah 36 persen, rata-rata setiap hari kita vaksin sebanyak 18 ribu orang,” katanya.


















































