- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
KPU Gelar Rakor Bersama Forkopimda dan Stakeholder terkait Pendistribusian Logistik Pilkada 2024

Keterangan Gambar : Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Anambas, Padillah, S.Kom
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - KPU Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Rapat Koordinasi bersama dengan Forkopimda dan stakeholder terkait distribusi logistik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kepulauan Riau serta bupati dan wakil bupati Kepulauan Anambas.
Rapat koordinasi ini dilaksanakan di Angkasa Resto dan Cafe Tarempa, Kecamatan Siantan pada Senin, 11 November 2024.
Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Anambas, Padillah, S.Kom., mengatakan bahwa rapat ini bertujuan untuk memberikan saran dan masukan dalam pendistribusi logistik pemilihan kepala daerah tahun 2024.
"Selain kami memaparkan terkait dengan distribusi logistik ini, kami juga mendengarkan masukan-masukan dari stakeholder untuk kemudian menjadi bahan pertimbangan kami dalam pendistribusian logistik ini," ucapnya.
Padillah juga menyampaikan bahwa pelaksanaan distribusi logistik ini akan dilaksanakan mulai tanggal 24 November sampai dengan 26 November 2024.
Untuk di tanggal 24 November 2024, KPU Anambas akan mendistribusikan logistik tersebut ke Kecamatan Jemaja, Kecamatan Jemaja Timur dan Kecamatan Jemaja Barat.
Namun mengingat kondisi geografis di Kepulauan Anambas ini yang 98 persen terdiri dari lautan, maka KPU akan tetap selalu berkoordinasi dengan BMKG dan perusahaan yang mempunyai alat untuk melihat keadaan cuaca seperti di PT. Medco E&P Ltd.
"Namun perlu kita menyadari dengan situasi dan kondisi geografis kita di Anambas ini, jadi pendistribusian logistik ini nanti tetap harus menyesuaikan dengan kondisi alam," sebutnya.
Sedangkan pada 25 November 2024, KPU merencanakan akan mendistribusikan logistik tersebut ke Kecamatan Palmatak, Kute Siantan, Siantan Tengah, Siantan Selatan dan Siantan Timur.
Terakhir pada 26 November 2024, logistik ini akan didistribusikan ke Kecamatan Siantan dan Kecamatan Siantan Utara.
Tak hanya itu, Padillah juga menerangkan bahwa dari 10 Kapal Motor (KM) yang digunakan untuk pendistribusian logistik tersebut, ada 1 kapal yang diberi atensi khusus yakni KM. Inka Maritim 166 agar sebisa mungkin dapat diganti dengan kapal yang lain. Hal itu demi menjaga keselamatan dan juga untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.
"Itu kapal yang rencananya digunakan untuk rute ke Kecamatan Siantan Selatan, dimana kita ketahui bersama bahwa di Siantan Selatan itu dua desanya berada di darat yaitu Desa Tiangau dan Air Bini dan Lima desanya nyebrang lautan yang memang tali arusnya cukup memprihatinkan yaitu Desa Lingai, Telaga Kecik, Telaga, Mengkait dan Kiabu," terangnya.
Terkait pergantian kapal yang akan diganti tersebut, Padillah mengungkapkan akan berkoordinasi dengan PPK Kecamatan Siantan Selatan agar bisa segera mencari alternatif untuk mengganti kapal tersebut. (Johanda).



















































