- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Kuliah Singkat DWP Bakesbangpol, Ada Tiga Tokoh Perempuan Beri Motivasi

Keterangan Gambar : Ketua DWP Bakesbangpol, Yessi foto bersama usai kuliah singkat, Rabu(8/3/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Yessi Susilawati, selaku Ketua Dharma Wanita Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kepulauan Anambas sengaja mengundang ketiga orang tokoh perempuan motivator Srikandi tingkat Nasional di ruang rapat Bakesbangpol Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (8/3/2023).
Ketiga wanita tersebut yaitu, Anis Anorita Zaini (Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia Kepri), Dra. HJ. Neneng Rusneli Idris (pemerhati perempuan, red) dan Asmawati (Majelis Taklim Kota Tanjungpinang, red).
"Beliau itu adalah tokoh perempuan yang ikut membantu terbentuknya Kabupaten Kepulauan Anambas. Disini kita lakukan kuliah singkat bersama anggota Dharma Wanita Badan Kesatuan Bangsa dan Politik," ujar Yesi Susilawati saat di konfrmasi awak media di kantornya, Rabu(8/3/2023).
Yessi berharap perempuan-perempuan Anambas khususnya DWP BAKESBANGPOL akan lebih maju, mandiri dan berdaya saing dalam meningkatkan perannya sebagai seorang perempuan.
" Pemikiran usang terhadap perempuan sering kita dengarkan bahwa wanita adalah boneka yang hanya mampu bekerja di antara kasur sumur dan dapur. Pemikiran seperti itu marilah kita berantas, mari kita bangun dari tidur yang panjang kita harus merubah diri kita dari segala ketinggalan. Wanita harus mampu menjadi seorang motivator dalam pembangunan,"ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut Yessi sangat berterima kasih kepada ketiga sosok tersebut karena dari mereka kita belajar banyak hal dan apa yang disampaikan.
"Semoga bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari- hari. Semoga bisa menginspirasi bagi perempuan-perempuan Indonesia dan perempuan-perempuan Anambas khususnya," katanya. (red)




















































