- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Listrik Sering Padam, Warga Siantan Geruduk PLN

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Warga kecewa karena sering terjadi pemadaman listrik di siang hari maupun malam hari di Kecamatan Siantan membuat puluhan warga berunjuk rasa (demo) di depan Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tarempa, Kabupaten kepulauan Anambas, Selasa (24/5/2022).
Demo secara spontan di Jalan Amat Yani atau tepatnya di samping Masjid Jamik seberang jalan itu merupakan puncak kekesalan masyarakat karena pemadaman listrik yang terjadi selama Beberapa hari ini tidak sesuai dengan jadwal yang telah di tertip kan oleh pihak PLN dengan pemadaman listrik. Sebelumnya, listrik padam dari pukul 20 .30 WIb hingga subuh . Listrik sempat menyala sebentar kemudian padam hingga dua sampai tiga kali padam dalam sehari.
“Kinerja PLN ULP Tarempa ini benar-benar buruk. Mereka bekerja seenaknya sendiri dan tidak memperhatikan masyarakat yang dirugikannya. Barang elektronik kami rusak/mati siapa yang mau mengganti, "kata salah seorang warga.
Mereka menuntut kinerja PLN ULP Tarempa yang buruk dengan seringnya listrik padam di wilayah Kota Tarempa maupun desa-desa di Kecamatan Siantan.
“Saya bingung, di daerah lain listrik sudah normal, tetapi di sini (Tarempa) bertambah parah, dengan alasan kerusakan mesin dan masa pemeliharaan serta penggantian tiang,” kata seorang ibu rumah tangga, warga setempat saat berunjuk rasa di depan kantor PLN ULP Tarempa.
Hal yang sama juga diungkapkan seorang warga lainnya yang menilai PLN ULP belum siap dan tidak mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi.
“Kita terima kalau listrik padam satu hari bahkan satu minggu pun tak apa, asalkan masyarakat tidak dirugikan,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, kepala Cabang (Kacab) PLN ULP Tarempa, Dedy Martin ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa adanya gangguan diluar kemampuan pihak PLN yang menyebabkan listrik sering padam.
“Saya minta warga bersabar atas kondisi listrik yang terjadi saat ini dan pihak PLN sedang berupaya melakukan perbaikan, "ucapnya. (red )



















































