- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Mahasiswa USU Telusuri Potensi Wisata dan Pertanian Berbasis Tata Ruang di Bahorok

MELAYUNEWS.COM, LANGKAT - Mahasiswa Sekolah Pascasarjana (SPs) Program Magister Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan 2024–2025 melaksanakan kegiatan field trip sekaligus pengabdian kepada masyarakat di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, pada 11–12 Mei 2025.
Kegiatan ini mengangkat tema “Potensi Wisata & Pengembangan Pertanian serta Kawasan Lindung Berbasis Tata Ruang di Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat.”
Para mahasiswa turun langsung ke lapangan untuk memetakan potensi wilayah sebagai bagian dari penguatan pembelajaran dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Dosen pembimbing, Dr. Achmad Siddik Thoha, S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses akademik yang diarahkan pada praktik dan pemberdayaan.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai pengalaman belajar, tetapi juga sebagai kontribusi mahasiswa kepada masyarakat,” ujarnya.
Mahasiswa yang terlibat dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama terdiri atas Harlen Tuah Damanik, Mhd. Reza, Ace Indra Gunawan, dan Emmy Lisda Situmorang. Kelompok kedua beranggotakan Efapras Siregar, Mulatua Hasiholan, dan Christina Emi Suryati.
Selama dua hari, mereka melakukan observasi terhadap berbagai titik wisata aktif maupun potensial seperti Sungai Landak, Lubuk Larangan, Sungai dan Air Terjun Selang Pangeran di zona penyangga Taman Nasional Gunung Leuser, Ecolodge, Gua Batu Kapal, dan Sungai Bahorok.
Observasi dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan pengambilan koordinat spasial serta dokumentasi visual.
Komting angkatan, Harlen Tuah Damanik, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memahami wilayah secara menyeluruh dan memberi rekomendasi pengembangan berbasis data lapangan.
“Kegiatan ini diharapkan memberi inspirasi serta kontribusi positif bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan, juga dalam memetakan potensi lahan pertanian dan kawasan lindung di Kabupaten Langkat dan wilayah lainnya di Sumatera Utara,” katanya, Selasa 27/5/2025.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan wilayah berbasis tata ruang agar pembangunan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.
“Tata ruang harus menjadi fondasi utama dalam proses perencanaan pembangunan wilayah,” tambahnya.
Ia berharap keterlibatan aktif mahasiswa dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan masyarakat lokal dalam menjaga dan mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.(SP)



















































