- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Marlin Kenalkan Batik Batam Bermotif Ikan Marlin kepada Menparekraf

Keterangan Gambar : Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina (dua dari kanan) saat perkenalan Batik Batam motif Ikan Marlin kepada Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno (kiri). (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam, Marlin Agustina menerima kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, pada Jumat (22/1/2021). Dalam kesempatan tersebut, Marlin mengenalkan Batik Batam yang bermotif Ikan Marlin dan produk Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Batam.
Marlin mengucapkan selamat atas dilantiknya Sandiaga sebagai Menparekraf. Semoga menjadi energi baru untuk membangkitkan ekonomi kreatif. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik ada tiga (3) sub sektor ekonomi kreatif utama yaitu fashion, kuliner, dan kriya. Di Kota Batam sendiri, sudah mengembangkan ekonomi kreatif mulai dari batik, tenun, dan kerajinan lainnya.
“Di Batam pengembangan awalnya difokuskan batik lalu tenun. Dari lima (5) pengrajin batik Tahun 2020, berkembang menjadi 20 pengrajin,” sebut Marlin.
Enam (6) motif batik marlin sudah didaftarkan sebagai hak cipta karya seni batik ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Tak ketinggalan Dekranasda terus memberikan pelatihan, pembinaan, dan promosi (P3).
“Menggali potensi daerah dan pelaku IKM, dan berpromosi melalui Batam Batik Fashion Week (BBFW) yang digelar setiap tahunnya,” terangnya.
Selain menampilkan busana hasil rancangan desainer Kota Batam oleh para model, BBFW diisi berbagai kegiatan seperti pameran untuk meningkatkan ekonomi. Dalam kesempatan tersebut, Marlin mengundang Sandiaga untuk hadir dalam kegiatan BBFW Tahun 2021.
“2021 akan dihadiri pengunjung millenial, karena batik menjadi trend fashion,. Pak Menteri (Sandiaga Salahuddin Uno) dapat menyaksikan secara langsung nanti,” pintanya.
Dekranasda juga melihat potensi adat tradisional Melayu, untuk melestarikan budaya Melayu dikembangkan tenun yang pertama di Provinsi Kepri. Selain terkenal dengan tenunnya Ngenang juga terkenal dengan keindahan alamnya.
“Kami juga memberikan pelatihan homestay, sehingga tamu bisa menginap di rumah warga,” ujar dia.
Sementara, Sandiaga Uno mengucapkan terima kasih telah diundang berkunjung ke Gedung Dekranasda. Menurutnya Dekranasda mempunyai peranan penting dalam ekonomi kreatif, dari 17 sub sektor ekonomi kreatif, kriya menjadi andalan dengan menyumbang 14,9 persen (%).
“Saya senang Dekranasda membina pelaku IKM, salah satunya mengembangkan tenun dari Pulau Ngenang,” ucapnya.
Sumber: Disbudpar Batam



















































