- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Nuzul Quran Menjadi Pengingat bagi Seluruh Umat Muslim untuk menjadikan Al-Quran sebagai Pedoman Hidup

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu menghadiri peringatan malam Nuzul Qur'an 17 Ramadhan 1447 Hijriah bersama Sekretaris Daerah, Sahtiar dan para kepala OPD pemerintahan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Peringatan malam Nuzul Qur'an tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Baitul Ma'mur, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, pada Jumat (06/03/2026) malam.
Dalam sambutannya, Raja Bayu menyampaikan peringatan malam Nuzul Qur'an tidak hanya sekedar untuk mengingat sejarah turunnya Al-Quran, akan tetapi menjadi pengingat bagi seluruh umat muslim untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan sumber nilai, serta sebagai cahaya membangun pribadi, masyarakat dan daerah.
"Al qur'an mengajarkan kita tentang persaudaraan, keadilan, amanah, kerja keras dan tanggungjawab, nilai nilai inilah yang harus kita jadikan pondasi dalam membangun kabupaten Kepulauan Anambas, "ucap Raja Bayu.
Dengan demikian, lanjutnya maka akan lahir masyarakat yang berdaya saing, inovatif, agamis, unggul di bidang maritim untuk menuju masyarakat yang maju dan sejahtera.
Ia juga menekankan pentingnya keharmonisan ditengah tengah kehidupan masyarakat dan memperkuat sinergi seluruh elemen untuk menuju daerah yang lebih maju.
"Kita perkuat ukhuah dan sinegi untuk memperkuat daerah, menuju Anambas maju. Ukhuah bukan hanya persaudaraan dalam arti sempit, tetapi persaudaraan dalam keberagaman, persaudaraan antar umat, antar lembaga, antar perangkat daerah, serta antar pemerintah dan masyarakat," terangnya.
Menurutnya tanpa persatuan dan kebersamaan, mustahil pembangunan daerah dapat berjalan dengan optimal.(ferengki).















































