- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Pasien Covid-19 Meningkat, Bupati Anambas: Perketat Jalur Keluar Masuk

Keterangan Gambar : Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris.
KORANBATAM.COM - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, menyampaikan pihaknya akan memperketat transportasi sebagai jalur keluar masuknya warga Kabupaten Kepulauan Anambas. Hal ini dilakukan mengingat terjadinya lonjakan pasien Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) yang akhir-akhir ini melonjak secara signifikan.
“Atas terjadinya lonjakan pasien yang terpapar Covid-19 maka kita akan memperketat cara keluar masuk transportasi laut dan udara. Hal ini kita lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ditengah masyarakat,” kata Abdul Haris kepada wartawan, Senin (26/4/2021).
Abdul Haris juga mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak terlalu panik atas terjadinya lonjakan virus Covid-19. Untuk itu dia mengimbau, untuk secara terus-menerus melakukan peningkatan daya tahan tubuh baik melalui vaksinasi ataupun dengan cara mengkonsumsi makanan-makanan yang bervitamin C, sehingga meningkatkan daya tahan tubuh.
“Kami menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan, jaga jarak, menggunakan masker apabila keluar dari rumah. Kita secara bersama-sama memutuskan penyebaran virus Corona ini,” katanya.
Bupati juga mengimbau agar tenaga medis melakukan pengawasan yang ketat terhadap pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Bagi pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah agar melakukan pemantauan, sehingga yang bersangkutan tidak berhubungan dengan orang lain.
“Saya juga meminta kepada para tenaga medis agar melakukan pengawasan terhadap pasien yang telah positif terpapar Covid-19. Mari kita kerja sama untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kalau kita bersama pasti bisa,” ujarnya.
(jhon/khairol)



















































