- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Pemko Batam Gelar Rakor, Bahas Bantuan Kemensos

Keterangan Gambar : Rakor Program Bantuan Sembako Kementerian Sosial RI di tingkat Kota Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Rapat koordinasi (Rakor) Program Bantuan Sembako Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI) di tingkat Kota Batam Tahun 2021 digelar, Jumat (8/1/2021). Tahun ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program yang sebelumnya dikenal Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ini sebanyak 21.293 KPM dan setiap KPM mendapat bantuan senilai Rp 200 ribu perbulan.
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad hadir memberikan arahan dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin tersebut. Ditaja Dinsos-PM kegiatan ini turut dihadiri Bulog, perwakilan TNI Polri, perwakilan BRI, para camat, agen-agen e-Warong hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kota Batam.
Amsakar yang juga Ketua Pengentasan Kemiskinan Kota Batam menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian pelaksanaan program BPNT Tahun 2020 lalu. Berkaca dari capaian tahun tersebut, hendaknya capaian dapat ditingkatkan lagi pada Tahun 2021 ini.
Disamping itu, ia mengingatkan agar pelaksanaan program terus dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Amsakar tidak ingin, niat dan upaya bersama yang baik selama ini terhambat karena tidak dijalankan sesuai dengan aturan.
“Bekerjalah sesuai dengan regulasi yang ada, sesuai dengan tupoksi masing-masing,” harap dia.
Ia mengajak, tim mengutamakan layanan prima dan dibangun di atas kekompakan tim yang baik. Sesuai arahan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, identitas penerima juga harus jelas. Beberapa hal ini, Amsakar sampaikan agar bantuan tepat sasaran dan berdaya guna bagi yang menerimanya.
“Sasaran program ini, adalah masyarakat bawah. Mereka ini sudah hidupnya susah, jangan lagi untuk mendapatkan haknya juga susah. Mari kita layani sebaik mungkin. Saya yakin, apa yang bapak ibu lakukan mendapat balasan yang baik dari Allah SWT,” kata Amsakar mengakhiri arahannya.
Sementara itu, Sekda Kota Batam yang juga Ketua Tim Koordinasi Tingkat Kota Batam, Jefridin Hamid menyampaikan bahwa nilai bantuan untuk Program Sembako meningkat dibanding sebelum pandemi Covid-19 yakni dari 150 ribu menjadi Rp 200 ribu perbulan. Ia menerangkan, sesuai aturan bantuan ini memenuhi kriteria seperti karbohidrat, protein hewani maupun nabati maupun vitamin.
“Anggaran langsung masuk ke KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dan mereka belanja ke e-Warong,” ucapnya.
Ia menyebutkan, tugas tim agar memastikan pelaksanaan hingga komoditas yang akan diterima masyarakat bagus sehingga dapat dinikmati masyarakat secara baik pula. Jefridin juga mengajak tim bekerja sama sesuai dengan tupoksi masing-masing. Ia meminta jika ada masalah untuk segera didiskusikan.
“Tujuan dari bantuan sembako ini ialah mengurangi beban pengeluaran kebutuhan makanan KPM,” ucapnya.
(ril)



















































