- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
Pemko Batam Mulai Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19
Rudi Minta Masyarakat Tak Ragu Divaksin

Keterangan Gambar : Walikota Batam, Muhammad Rudi saat mengumpulkan seluruh Forkopimda Kota Batam, Rumah Sakit, Puskesmas, tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya dalam sosialisasi terkait dengan vaksinasi Covid-19, di Dataran Engku Putri, Batam Center-Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai melakukan sosialisasi terkait dengan vaksinasi Covid-19. Hal itu dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar terkait vaksin Covid-19.
Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, sengaja mengumpulkan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, Rumah Sakit (RS), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya agar satu pendapat terkait vaksinasi tersebut.
“Hari ini kita juga dengarkan penjelasan dari dokter spesialis penyakit dalam. Artinya supaya kita tahu yang sebenarnya, sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat,” kata Rudi, di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (11/1/2021).
Saat ini, lanjutnya, banyak isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait vaksin. Banyak informasi yang kadang tidak benar, sehingga membuat masyarakat ragu untuk divaksin. Maka itu, sosialisasi ini diharapkan bisa meluruskan informasi-informasi yang diterima masyarakat. Ia mengajak agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan dokter yang memang sudah ahli di bidangnya.
“Kita memang tidak tahu mana yang benar, tapi kita harus percaya kepada dokter. Karena memang sudah ahli di bidangnya,” tegas Rudi.
Vaksinasi sendiri, dikatakannya, akan dilakukan secara bertahap, prioritas utama adalah untuk para tenaga medis. Di mana rencanannya akan diberikan dalam waktu dekat ini.
“Vaksinasinya ada di provinsi, jumlahnya untuk Batam saya belum dapat angkanya. Tapi, yang jelas sesuai dengan tenaga medis kita,” katanya.
Rudi juga meminta agar masyarakat tidak menolak jika nantinya dilakukan vaksin. Sebab, vaksinasi diberikan bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga orang lain disekitarnya.
“Kalau virus ini tidak menular, silahkan menolak. Tapi yang menjadi masalah adalah, virus corona ini bisa menular kepada siapa saja,” katanya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam, Nuryanto mengatakan bahwa secara kelembagaan pihaknya mendukung penuh vaksinasi Covid-19. Pihaknya juga meminta agar masyarakat turut mendukung rencana ini.
“Mari kita percayakan kepada pemerintah bahwa, tidak mungkin pemerintah akan menyengsarakan rakyatnya,” ujar Nuryanto.
Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Zulkarnain mengatakan sebagaimana yang disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa, vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat adalah halal.
“Karena itu, khususnya bagi umat Islam, tidak ada alasan untuk menolak divaksin,” tandasnya.
(ril)



































_jpg.jpg)
















