- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Pemko Batam Siap Fasilitasi Kepulangan 6 PMI dari China

Keterangan Gambar : Rapat persiapan kepulangan PMI yang bekerja di kapal ikan Zhaziang Halrong, China. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyatakan siap memfasilitasi kepulangan 6 Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang bekerja di kapal ikan Zhaziang Halrong, China.
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan bahwa pihaknya bersama Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Gugus Keamanan Laut (Guskamla), Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah melakukan rapat untuk mempersiapkan kepulangan PMI tersebut.
“Rencananya tiba besok, sekitar jam 08.00 pagi di Batam,” ujar Amsakar, Selasa (29/12/2020).
Menurut dia, satu (1) dari enam (6) PMI tersebut ada yang meninggal dunia. Karena itu, rapat bersama stakeholder tersebut dilakukan agar nantinya tidak saling menunggu saat sudah tiba di Batam.
“Total ada enam (6) PMI yang akan dipulangkan, dari enam itu ada satu yang meninggal dunia,” kata Amsakar di Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, Batam.
Dijelaskannya bahwa, enam (6) PMI tersebut bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) yang sudah lama berada di laut. Akibat adanya pandemi Covid-19 membuat para PMI ini harus dipulangkan ke Indonesia.
Atas permintaan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), para PMI tersebut akan dipulangkan melalui jalur laut Kota Batam. Karena itu pihaknya mengaku perlu melakukan koordinasi dengan stakeholder yang ada.
“Sesama anak bangsa, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memfasilitasi kepulangan 6 PMI ini,” katanya.
Itu sebabnya, Pemko bersama Forkopimda Batam akan membantu memberikan fasilitas kepulangan 6 PMI tersebut, sebelum dipulangkan ke daerah asal. Tentunya dengan standar Protokol Kesehatan yang sebagaimana selama ini dilakukan.
“Untuk yang meninggal, akan langsung dilakukan otopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Sedangkan PMI yang lainnya akan ditampung oleh BP2MI di Baloi,” katanya.
(ril)



















































