- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Pemko Batam Siap Fasilitasi Kepulangan 6 PMI dari China

Keterangan Gambar : Rapat persiapan kepulangan PMI yang bekerja di kapal ikan Zhaziang Halrong, China. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyatakan siap memfasilitasi kepulangan 6 Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang bekerja di kapal ikan Zhaziang Halrong, China.
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan bahwa pihaknya bersama Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Gugus Keamanan Laut (Guskamla), Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah melakukan rapat untuk mempersiapkan kepulangan PMI tersebut.
“Rencananya tiba besok, sekitar jam 08.00 pagi di Batam,” ujar Amsakar, Selasa (29/12/2020).
Menurut dia, satu (1) dari enam (6) PMI tersebut ada yang meninggal dunia. Karena itu, rapat bersama stakeholder tersebut dilakukan agar nantinya tidak saling menunggu saat sudah tiba di Batam.
“Total ada enam (6) PMI yang akan dipulangkan, dari enam itu ada satu yang meninggal dunia,” kata Amsakar di Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, Batam.
Dijelaskannya bahwa, enam (6) PMI tersebut bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) yang sudah lama berada di laut. Akibat adanya pandemi Covid-19 membuat para PMI ini harus dipulangkan ke Indonesia.
Atas permintaan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), para PMI tersebut akan dipulangkan melalui jalur laut Kota Batam. Karena itu pihaknya mengaku perlu melakukan koordinasi dengan stakeholder yang ada.
“Sesama anak bangsa, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memfasilitasi kepulangan 6 PMI ini,” katanya.
Itu sebabnya, Pemko bersama Forkopimda Batam akan membantu memberikan fasilitas kepulangan 6 PMI tersebut, sebelum dipulangkan ke daerah asal. Tentunya dengan standar Protokol Kesehatan yang sebagaimana selama ini dilakukan.
“Untuk yang meninggal, akan langsung dilakukan otopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Sedangkan PMI yang lainnya akan ditampung oleh BP2MI di Baloi,” katanya.
(ril)















































