Berita Terkini
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Pemko Batam Tingkatkan Indikator Kesejahteraan Masyarakat

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar tindak lanjut pembahasan langkah – langkah dalam rangka peningkatan indikator kesejahteraan masyarakat, di Ruang Rapat Hang Nadim Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/4/2023).
Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari dua rangkaian acara dengan Kementerian Keuangan, dimana untuk memperolah Insentif fiskal Kota Batam perlu melengkapi indikator yang disyaratkan terkait kesejahteraan masyarakat. “Utama kita ingin meraih insentif fiskal yang dijanjikan pusat salah satunya dengan cara menanggulangi kemiskinan,” ujar Desman, Kepala Bidang Anggaran BPKAD.
Insentif fiskal sendiri merupakan bentuk penghargaan bagi para otoritas daerah, yang memiliki kinerja baik dalam percepatan belanja daerah, penggunaan produk dalam negeri, penurunan tingkat pengangguran, penggunaan anggaran belanja daerah yang berdampak terhadap penurunan tingkat kemiskinan, penurunan tingkat stunting, hingga pengendalian inflasi daerah. “Kita mendukung BPS Kota Batam untuk mengumpulkan data penanggulangan kemiskinan dan pengangguran 2023 dari para OPD di lingkungan Pemko Batam,” katanya.
Pemko Batam berharap, dengan sinergi dan kolaborasi dengan BPS Kota Batam pihaknya dapat menganalisis tingkat kemiskinan dan program, serta sasaran prioritas.
“Harapannya, dengan memberikan data angka kemiskinan ke BPS usaha kita yang disampaikan sebagai bahan pertimbangan dapat menanggulangi kemiskinan sehingga angka kemiskinan bisa menurun di Kota Batam, dan Batam dapat memperoleh Insentif fiskal,” ujarnya.
Menurutnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi sejak awal tahun 2023 sudah melakukan berbagai langkah guna mengatasi masalah kemiskinan, salah satunya melalui pendistribusian sembako subsidi. “Masalah mengatasi dan menekan angka kemiskinan di Kota Batam ini juga merupakan konsen dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi,” ucapnya.
Dimana dana insentif daerah tersebut nantinya dapat digunakan untuk berbagai kegiatan percepatan pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, menuju Batam Kota Baru. (MCB).
Komentar Facebook















































