- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Pencarian Nelayan Anambas yang Hilang di Laut Terus Berlanjut, Danlanal Tarempa Perintahkan Pasops Turun ke Lokasi

Keterangan Gambar : Jajaran Lanal Tarempa bersama tim gabungan siap melakukan pencarian nelayan hilang.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Komandan Lanal Tarempa, Letkol Laut (P) Ari Sukmana, S.E., M.Tr. Opsla., memerintahkan Tim Intel dan Perwira Staf Operasi (Pasops) untuk terus monitor perkembangan situasi dan mencari seorang warga yang diduga jatuh saat mencari ikan di laut, Minggu (15/9/2024).
Letkol Laut (P) Ari Sukmana mengatakan, berdasarkan laporan informasi dari Tim Intel Lanal Tarempa bahwa ada 1 (satu) orang warga Desa Payalaman, Kecamatan Kute Siantan yang hingga saat ini belum pulang ke rumah dan diduga jatuh saat melaut.
Laporan tersebut diperkuat dengan ditemukannya kapal Pompong milik korban tanpa adanya awak oleh nelayan setempat dalam kondisi mesin menyala dan terapung di perairan Pulau Palah, Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Mengingat sudah satu malam upaya nelayan kita yang telah mencari korban belum juga membuahkan hasil, maka saya perintahkan Pasops bersama Tim agar berkolaborasi bersama Basarnas Anambas untuk langsung menuju Desa Payalaman bergabung bersama nelayan untuk ikut mencari korban," ucapnya.
Mendapat perintah tersebut, maka pada Minggu dini hari sekira pukul 06.00 WIB, Pasops Lanal Tarempa berserta tim berkolaborasi dengan Basarnas langsung terjun ke lapangan menuju Desa Payalaman guna membantu mencari nelayan yang diduga jatuh saat melaut itu.
"Kita semua berharap dalam kondisi apapun, korban dapat ditemukan. Semoga Allah SWT melindungi kita semua hingga ditemukannya korban," pungkasnya.
Misi selanjutnya Tim SAR yang dilengkapi alat keselamatan bergerak menuju laut di sekitar tempat ditemukannya Kapal (pompong) korban dengan menggunakan Alutsista Rhib Basarnas. (Johanda).




















































