- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Penuhi Permintaan Sekolah, Kuasa Hukum PT CCCII: Percaya Puing Tidak Berbahaya

Keterangan Gambar : Surat permohonan bantuan dari pihak sekolah(ist)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Puing PT China Communications Contruction Industry Indonesia (CCCII) dipercaya tidak berbahaya bagi lingkungan sekitarnya.
Puing yang diberikan PT CCCII tersebut untuk melakukan penimbunan di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 012 Sagulung aman.
Dan puing yang digunakan untuk mengatasi banjir dan lumpur itu pun sesuai dengan permintaan dari SDN 012 Sagulung.
Dijadikan timbunan puing milik PT CCCII itu berdasarkan surat permohonan bantuan dari SDN 012 Sagulung dengan nomor 285/421.4/SD.VIII/2022.
Dalam surat permohonan bantuan sisa pecahan beton alias puing itu ditandatangani Kepala SDN 012 Sagulung, Imam dan Lurah Sungai Pelenggut.
Melalui surat itu, SDN 012 Sagulung mengajukan permohonan ini dengan pertimbangan banyaknya jalan yang rusak dan berlubang.
Dan kondisi ini, pihak sekolah kesulitan beroperasi didalam terutama pada saat kondisi hujan.
Untuk itu, pihak sekolah memerlukan sisa pecahan beton guna untuk pemerataan jalan yang rusak, berlubang, becek dan berlumpur.
Menyikapi permohonan bantuan SDN 012 Sagulung ini, PT CCCII melalui kuasa hukumnya, Taufik menyebutkan adanya kepedulian sosial perusahaan terhadap lingkungan.
"Kita berikan puing itu untuk membantu sekolah. Ini bentuk kepedulian perusahaan. Bahkan, biaya pengangkutan kita tanggung," kata Taufik.
Lebih jauh, Taufik menyebutkan puing yang diberikan untuk mengatasi kesulitan lingkungan itu, dipercaya tidak berbahaya untuk lingkungan itu sendiri.
"Material puing itu aman bagi lingkungan. Tidak seperti yang disampaikan dalam pemberitaan yang ada," katanya.(rls/red)




















































